Archive for the 'Religi' Category

Do’a di ujung malam

Yaa ALLAH …berlinang air mata hamba saat ini….

Bertanya bathin hamba ini….

Bagaimanakah pandangan ENGKAU  pada hamba saat ini…?

Terlalu ngeri hamba tuk membayangkannya…

Yaa ALLAH…sedemikian kelam jiwa hamba terbalur dosa….

Adakah pantas tuk bersujud di duli TUAN TUHAN SEGENAP ALAM…???

Yaa RABB…masih pantaskah diri ini menghambakan diri pada MU ??….

Sedangkan hampir di setiap saat diri ini menjadi

hamba nafsu…

hamba harta..

hamba syahwat…

hamba angkara murka..

dan hamba dunia…

dan hamba-hamba selain ENGKAU..????

Yaa ROHMAAN Yaa ROHIIM…masih berkenankah ENGKAU dengar dan kabulkan apa yg hamba pinta ??

Saat ini…

hamba mohon dengan segenap jiwa raga yg dalam genggam-MU YANG MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG….;

“Peliharalah kerinduan di batin ini akan belaian karuniamu…

walau tak pernah kurang karunia MU.”

“Jangan tinggalkan hamba walau hanya sesaat”

“Jadikanlah apa yg menjadi keridlo’an MU adalah Keridlo’an hamba juga”

Senyum

Bergelut dgn kenangan..serasa berdendang dengan kegetiran…

Ternyata disini Yang ku CINTA…tersenyum manisss sekali      padaku…hingga aku terbodoh..

YAA RABB…ternyata kegetiran dari MU pun terasa nikmat di sanubariku….

Menuju Cahaya

.

Kuhadapkan hati, jiwa ragaku kehadiratMu

Seraya syukur memuja asmaMu

Mengemis sepucuk padi, mengiba sepancar sinar

Sejuk hati, tentram jiwa, kala damai kian membelai

.

Namun ketika asap hitam kian menebal

Asap keindahan, kepedihan dan kegelapan

Meski ku berdiri tegap, segalanya bertabrakan

.

Ketika segumpal hawa berkobar dalam dada

dipacu segelintir mahluk api hina

Secuil takwa tenggelam diaduk darah yang mengalir dalam

Bagai tiada arti segenggam iman memeluk kalbuku

.

Aku seorang hamba yang tak kenal pahit dunia

Yang kutahu hanyalah sinar yang menyilaukan, menutup mataku

Ya Rabb, beri aku jalan, beri aku tangan

Kugapai bulanMu dalam gelap malam

.

Maret 2009

Aku tak tau . . .

Ada apa dengan semua ini

Aku tak tau

Mengapa semuanya terjadi pada diriku

Aku tak tau

Apakah semua yang benar-benar kita dambakan harus dilalui seperti ini

Aku tak tau

Mungkinkan semua dibalik kejadian ini akan mendapatkan apa yang aku inginkan

Mudah-mudahan begitu

Oh… Tuhan…

Tunjukkanlah jalan-Mu

Jalan kebahagian yang dirido’I oleh-Mu

Kuatkan lah diriku untuk melalui semua ini

Karma

Tersudut berlinang diujung kamar berdebu

Berselimut hangat karma yang menyiksa

Tak kuasa berpaling tuk menghindar

Derita terus mendera, menempa, menindih dari segala arah

Tak ingin kusesali

Namun wajar sakit ini meminta sedikit air mata

Hingga hampir kering jelaga rasa pelipur jiwa

Ragaku teguh namun tidak jiwaku

Tuhan semakin sakit saat namaMU terucap

Dari pecah rongga bibir berdarah

Kenapa kau benci aku, berucap pun ku hanya bisa tuk bertanya

Semua bicara tentang Engkau yang penuh asih

Penuh cinta dan kedamaian

Tapi……

Adakah akan asih buatku? Jika Kau cipta bayangpun berkhianat didepanku

Sebatas mana kan kaucoba diriku

Apa hingga udara juga ikut bersekutu tuk membenciku?

Jika memang benar begitu adanya

Kubisa hanya berterima kasih karena kutahu rahasiaMU

Karma ini kan kembali menghiburku

Mungkin nanti…….