Archive for the 'Uncategorized' Category

Dinding es

Dinding es
Dingin
Antara kau dan aku
Yang buatku hanya diam membisu
Hanya diam dan membeku

Dia pergi

masih ku ingat senyumnya kemarin
terkembang manis menghias tirus parasnya
saat itu dia masih kumiliki
sekarang ia menjadi milikNya

rintik hujan menari di atas nisan
mengiring kepergiannya….

Mudik

Aku rindu rumah
hingga 3 jam lalu aku melalaikannya
hingga 3 jam lalu aku benar bersama
hingga 3 jam lalu aku tersenyum lega
3 jam bersama suka
3 jam teruji semua

aku rindu rumah
setelah 3 jam teringat senyum hangat
ibunda menyapa sanubari
setelah 3 jam aku menangis
terkucilku dari senyum
relaku duduk terdiam
selama 3 jam aku menahan

busku untuk pulang
kembalikan sang helaian
kehangatan dari dingin dunia
pelapang dari sempitnya waktu
untuk itu aku bersabar
bersama busku untuk pulang

aku rindu rumah…

aku takut,aku menyakiti

aku takut mencintai engkau
bukan karena ku tak dapat mencintai
tapi aku takut
ketika cinta ini tak dapat bertahan
dan aku ini mulai menyakiti

aku takut menyayangi engkau
bukan karena aku bukan penyayang
tapi aku takut
ketika sayang ini menjadi benci
dan aku ini mulai menyakiti

aku takut ikuti kata hatiku
bukan karena hatiku ini berbohong
tapi aku takut
ketika hati ini membuat kesalahan
dan aku ini mulai menyakiti

kau dan rasa ini

aku bukan penyair
melihatmu, syair ku seolah menari dengan indah
seperti setiap senyummu

menatapmu buatku tak berdaya
ingin berkata, ingin berteriak
menyebutkan, mengungkapkan rasa ini.

tapi rasa ini bukanlah cinta
rasa sakit yang kau timbulkan
sungguh menyiksa

berat kehilanganmu, namun..
jika itu terbaik untukmu
biarlah semua rasa sakit ini kuterima

tanpa kau pernah tau
aku pernah mencintaimu
dan membawa sakit ini sebagai kenanganmu