Archive for the 'Bebas' Category

jembatan kenyataan

aku memulai sebuah langkah
langkah dari perjalanan untuk menjalani kehidupan
di saat aku mulai memahami tujuanku
aku pergi terlalu jauh dari kenyataan
duduk termenung disudut terdalam dari imajinasiku
belajar dan mencoba memahami tentang arti dan tujuan dari kehidupanku
hingga hari ini tiba
aku mulai tersadar
entah berapa waktu aku merenung dalam kedalaman pikiranku
hingga akhirnya sang nyatalah yang memberi inspirasi untuk aku mulai bergerak
menuju jembatan yang dulu telah kuseberangi
sebelum akhirnya terlalu lama aku terdiam
terperangkah dalam lubang hitam yang bernama pikiran dan imajinasi
melupakan kenyataan dan selalu tinggal dalam penantian
hari ini
aku akan mulai merangkak lagi sebelum dapat melangkah
menuju titik cahaya menyebrangi jembatan untuk kembali pada realita
apapun yang menantiku disana
pengalaman akan kenyataan selalu lebih punya arti daripada penantian dan perenungan dalam imaginasi

Popularity: 17% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 3 out of 5)
Loading ... Loading ...

dia yang datang malam itu

langit tenggelam
lalu kamu datang dari balik bayangan bintang
sebuah sosok tentang arti dari suatu ketenangan
kumpulan dari impian yang dulu hanya mampu kuangankan
keanggunan dari masa lalu yang hidup tanpa mengenal batas waktu
suatu kehidupan yang tak mengenal batas logika
uraian sisi senyuman dalam balutan kesunyian
keinginan tanpa haus akan kepuasan
suatu keindahan tanpa batas dalan perwujudan anak manusia

Popularity: 15% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3 out of 5)
Loading ... Loading ...

tak ingin bangun lagi

semalaman aku bermimpi

bermimpi dan terus bermimpi

hingga pagi lalu malam datang kembali

aku masih tetap saja bermimpi dan bermimpi

akh……

aku memang tak ingin bangun lagi

sbab nyata terlalu munafik untuk dimengerti

Popularity: 15% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 5 out of 5)
Loading ... Loading ...

Sajak hati buat Bunda

Hari ini kulihat bunda

Termenung termangu

Ada apa?

Saat bicara air mata berlinang

Salahkah aku bunda ?

Kukejar cinta terlarang

Tapi apa daya……………….

Andai bunda mengerti

Tak Cuma bahagia kudapat

Tangis pun ada

Kenapa kubertahan bunda

Kurasa cinta

Jangan salahkan aku lagi

Aku muak tapi tak benci

Bunda jangan pasung aku

Dengan derita yang pernah terasa

Bunda garisku berbeda

Telapak , kepala hingga raga

Biar aku bebas aku tau jalanku

Bila benci bunda tak terelakan

Aku mohon jangan pernah tolak sujudku

Biarkan aku memujamu

Karena selalu dilubuk hatikku

Ditiap linang air mataku

Ditiap tutur bahasa mulutku

Bunda selalu menjadi surgaku

Popularity: 38% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (9 votes, average: 4.56 out of 5)
Loading ... Loading ...

Hingga kau hentikan

Jantung dan pikiran saling berlari kencang
Secepat angin yang berhembus dari selatan ke utara
Awan tak lepaskan mahkotanya, di lengkapi butiran bintang
Satu nyawa tengah dilanda resah disana

Daun kembali menari bimbang
Seperti rindu yang tak hentinya mendera
Melebihi hentakan bunyi sirine kemarin
Sekarang kau tengan mengukur jarak dengan ku

Angin semakin mendesah kencang
Dalam kibar daun yang gugur
Hingga kau hentikan langkahku kini…

Cirebon, 20 Agustus 2007

Popularity: 15% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.6 out of 5)
Loading ... Loading ...