Archive for the 'Bunga Matahari' Category

Menjelang Sidang Skripsi

Telah Nyeri Seluruh Sendi
Telah Luruh Lemak Separuh
Itu Semua Demi Hari Ini

Ibunda Tengah Menanti
Sang Ayah Juga Pasti
Itu Semua Demi Hari ini

Kawan Sejati Terkhianati
Lalu Pergi
Belahan Hati Tersakiti
Juga Pergi
Itu Semua Demi Hari Ini

Wahai Para Penguji
Majulah
Mataku dan Matamu Bertemu
Kita Mengadu Ilmu
Kubayar Terlalu Mahal Hanya Untuk Tunduk Padamu

Wahai Para Penguji
Majulah
Walau Kau Pasang Seribu Tampang Keji
Tak Sedikit pun Surut Nyali
Tak Sedetik pun Kurasa Ngeri
Akan Kusambut Semua Cecar
Biar Kau Sadar
Betapa Ku Tegar

Kupatri Sebuah Janji Dalam Hati
Bila Usai Kala Ini
Kan Kurayu Lagi Si Cinta Mati

dikutip dari: milis Bungamatahari ; penulis: sky_zen

Popularity: 11% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Yonathan, hanya sedikit tafsir atas kesaksianmu malam itu

di atas panggung sosokmu tegap,
menjulang bak bukit karang menentang gelombang
bersiap sepenuhnya, laksana ksatria pandawa menuju kancah kurusetra

”jangan biarkan perempuan itu sendiri” suaramu menggeletar
aku membayangkan lengking sumpah Bima
menggugat pengkhianatan Kurawa
juga pelecehan Dursasana terhadap Dewi Dropadi
menghalau khusyuk samadi para dewa di Jonggring Saloka

(mataku melirik sampul buku puisi Dino Umahuk;
lautbegitu tenang, purnama benderang membentuk lingkaran cermin besar
sebuah kapal bersandar kepayahan,
letih menapaki jutaan mil jarak, gelombang dan ribuan badai menampar
Letih, sulur-sulur waktu memburai di tiang layar

kurasa kau sedang tak menginginkan gemuruh,
gelombang pernah menelan ratusan ribu saudara mu, saudara kita
kau hanya ingin sejenak tenang, bersandar, mandi cahaya bulan)

”pelayaranmu yang selalu meninggikan aroma garam”
”terlanjur menyala sebagai birahi, oh laut”

Jemari lincah bak penari bali, menggores kanvas
Sebuah sayatan gelombang warna biru
Garis-garis panjang meliuk-liuk, meledak dalam getar luka birahi
Tanganmu terus menyapu, menyayat menorehkan warna, merah hijau, biru, kuning
berteriak lantang, menyapu seantero ruang

”…puisimu angkuh memandang nasib
tak peduli badai atau gelombang bermain api”

”…jangan biarkan perempuan itu sendiri
menyeka nasib dari matanya yang semakin berduri”

di titik akhir ekspresi
saat kau tegak dengan separo kaki menghujam bumi
tanganmu tegas menembak udara malam dengan satu jari
matamu setajam samurai menembus dinding waktu, setegas Aikido bersumpah
“ Masa katsu Agatsu, Katsu Hayabi”
“ Kemenangan sejati adalah kemenangan atas diri sendiri;

—————
dipetik dari pembacaan puisi “jangan biarkan perempuan itu sendiri”
malam peluncuran buku puisi dino umahuk
di wapres-bulungan

zai lawanglangit
bekasi, 1 maret 2008
pemilik: zaylawanglangit.blogspot.com

Popularity: 10% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

karena kau bidadari hati

Pada sekuntum mawar yang mekar
dan air sungai yang mengalir
disitu ku lihatterukir wajah mu
dan tertuli kisah cinta kita berdua.

Sebuah nostalgia yang lalu
tidak mudah untuk ku lupakan
dan masih ku simpan erat-erat
didalam sebuah lukisan digital kita

Kini aku merindu waktu itu
waktu yang tak mungkin terulang
bersama mencumbu waktu luang
Karena kau terlalu kusayang

Bidadari hati ku
kemarin, kini dan nanti
ku beri seutuh cinta dihati
dan tak akan pernah terbagi,
karena kau bidadari hati
~:: Love u Bidadari::~
Depok 29 February 2008

Erwin Arianto


Best Regard
Erwin Arianto,SE

Popularity: 9% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 2 out of 5)
Loading ... Loading ...

ambang tatap

tentangmu selalu ada yang menarik
salah satunya membosankanmu yang mengagumkan itu
juga kebiasaanmu menyerapah satu kata dalam huruf BESAR
biasanya terngiang-ngiang di pelupuk telingaku

seperti baru pulang dari Johny Depp zone
dan mulai bicara dengan bantal sendiri

tentangku hanya ketakutan tak berkesudahan
salah satunya kesukaanku menggeser waktu
hingga tertinggal di senja ungu dan berdesakan dengan malam
biasanya segalanya kembali seperti semula tatkala dini hari

seperti belajar lagi menghitung diri
kepala, pundak, lutut, kaki

lalu tersenyum penuh misteri ketika penggemar kita
semakin tergila-gila


life, what is it but a dream?
-LC-

author: malaikat kecil [nibbana@...]

Popularity: 9% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (14 votes, average: 2.5 out of 5)
Loading ... Loading ...

surat bagi kekasih

kekasihku
tawamu mengisi telingaku
senyummu terbayang dimata
hati berdegub merindu
yang pertama dituju
berbagi suka dan duka

sekian lama kita berbagi hidup
cinta tidak juga meredup
bersatu melintas badai
namun bagiku belumlah memadai

saat kau tawarkan sebuah ikatan
wajah terukis senyuman
dan hatiku beranjak menjauh
aku mencintaimu, kasih
tapi tak ingin aku mengikat sauh

mungkin kau pasangan jiwaku
maaf atas bulir air yang mengalir
jangan buang lingkaran besi itu
entah mungkin kapan aku berubah pikir

bila kau ingin pergi…pergilah
cintaku tidak akan berubah dan berkurang

=16 November 2007=

author: nenni soepardjono [nennii@...]

Popularity: 10% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (11 votes, average: 3 out of 5)
Loading ... Loading ...