Tag: taubat

Do’amu


Puisi ini ditulis oleh pada
9 February 2011 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (14 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Aku terlelap dalam gelap mendekap.
Suaramu bergaung suram dalam kelam.
Do’amu-kah, wahai kawan lama?
Entah kenapa, kembali aku ingin mendengarnya.
Rindu menyiksa, kejam setajam sembilu.
Setengah mati ingin kusingkirkan haru,
terlalu muak dengan air mataku.
Harus kubunuh harap akan segala yang semu.
Terlalu lama kutunggu
pedih yang sulit terobati tak jua berlalu.
Sebisa mungkin, kau tak perlu tahu.
Aku juga enggan menyiksamu
dengan rasa bersalah yang tak perlu.

Masih berdo’a, wahai kawan lama?
Terima kasih, karena aku masih membutuhkannya.
Hanya demi kau, rela kupalsukan tawa
atas nama cinta yang tak boleh cemar,
atas persahabatan yang jangan sampai bubar.

Semoga do’amu terkabul sepenuhnya,
mengingat aku masih butuh percaya
cinta akan seadil Sang Pencipta
bukan lelucon kejam belaka
pengundang iblis ‘tuk tertawa
menghina semua luka…

(Jakarta, 11/12/2010)

“kucing3warna” [kucing3warna@...]

Dari Gelap Menuju Terang


Puisi ini ditulis oleh pada
31 January 2009 dengan 3 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (34 votes, average: 3.97 out of 5)
Loading ... Loading ...

bekas tinggal pada cahaya
kini kelana dalam gelap
berharap bintang tunjuk muara
ditengah keras tubuh meratap

senjata ditangan patah sudah
kuda tunggangan mati terserak
ketika pendosa berburu berkah
dengan hati tak jua melunak

bermandi dosa bersabun taubat
menantang badai sebelum kiamat
cari ilmu biar tak mlarat
walau ajal diambang sekarat

pergi cahaya menyongsong gelap
demi fajar sejuta emas
lewati malam bermodal harap
smoga siang tak juga panas

berumah batu dalam gelap
berlantai tanah berhawa rawa
tak pernah sirna tawa berharap
suatu hari kembali cahya!

Cemburuku pada terpidana mati


Puisi ini ditulis oleh pada
26 November 2007 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Mati……………………………
Kata yang sebagian orang menakuti.
Kata yang sebagian orang mencari-cari.
Kata yang sudah pasti dilalui.
Kata yang sudah pasti akan kita dekati

Bagi mereka yang takut.Tak
kan mungkin waktu berlaku surut.
Bagi mereka yang mencari-cari.
Mati bagai sebuah rezeki

Ada yang takut mati karena cinta dunia.
Mengumpulkan harta dengan segala cara.
Menikmatinya sampai tak ingat dosa.
Puaskan nafsu membabi buta

Ada yang takut mati karena azab yang akan di jalani.
Alam kubur yang gelap gulita menanti.
Terbujur sendiri tiada sanak saudara menemani.
Bekal di bawa terasa tak akan mencukupi

Bagi mereka yang mencari mati.
Dunia ini tiada arti.
Utama ibadah pada ILAHI.
Jihad fisabilillah selalu dia cari

Mati adalah rahasia ILAHI.
Tak seorang pun tahu kapan akan didatangi.
Baik yang sakit maupun yang sehat.
Baik yang lemah maupun yang kuat

Tapi………………………………………….

Ada yang tahu kapan ajal menjemput.
Walau perasaan dihantui rasa takut. Walau hati menjadi kecut.
Melihat algojo bagai malaikat maut

Inilah yang kecemburui.
Mereka tahu karena di vonis hukuman mati.
Atas kejahatan yang mereka lakukan.
Hukuman mati jatuh dari pengadilan

Bila kita bisa berpikir jernih.
Gunakanlah kesempatan ini untuk membersihkan diri.
Mendekatkan diri pada ILAHI ROBBI.
Hapuskan segala dosa dari dalam diri

Taubat nasuhalah menjelang maut mendekat.
Sesali dosa-dosa yang telah diperbuat.
Dekatkan diri dengan memperbanyak zikir dan sholat.
Maut menjemput bagai sebuah nikmat

ALLAH maha luas kasih dan sayangNya.
ALLAH maha pengasih dan penyayang pada umatNya.
ALLAH penerima taubat semua hamba hambaNya.
ALLAH tak akan pernah mengingkari janjiNya