Tag: ruang hatiku

Diguncang Kata


Puisi ini ditulis oleh pada
8 April 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Gelisah ..

aku benci rasa gelisah ini , karena ini memakan semua energi aku. mengambil seluruh rongga kebebasan sampai bagian yang paling terkecil . Seluruh pori mengutuk dan membuat nadi-nadi kecil ditubuhku menjerit menolak rasa gelisah yang makin menggerogoti setiap sendi, setiap inci kulit dan membuat jantungku berdetak lebih keras, dan akhirnya otakku menolak untuk berpikir. Bles … blank … hitam … yang terlihat hanya lobang hitam besar didepan mataku tanpa cahaya setitikpun juga.

Kehidupan …

Aku cinta kehidupan ini, seperti aku mencintai diriku, tapi sekarang kehidupan ini tengah berada di dua gelombang yang sepertinya siap memecah ditengah dan tidak menyisakan apa-apa kecuali mungkin rasa sesal. Tak akan ada jejak kecuali riak yang akan hilang dalam sekejap. Lalu gelombang kedua dan ketiga, keempat, kelima, akan muncul lagi, pecah di tengah dan riaknya hilang lagi dalam sekejap. Tapi yang pasti tetap ada dicinta di setiap gelombang kehidupan itu.

Kebencian …

Kebencian dan dendam yang selama ini tersimpan dan terkunci rapat di ruang hatiku yang paling dalam, tak ingin kubuka tak ingin ku sentuh, meski aku tahu dimana kusimpan kunci ruangan itu. didalam ruangan itu masuk semua kebohongan-kebohongan yang pernah ada. kebencian berlipat dan bergulung tak ada tepi terus menggunung. Dendam yang setiap saat harus ku redam dengan alasan-alasan yang harus bisa diterima dengan otakku dan perasaanku. Tapi kata hati tak akan pernah bisa dusta, benci dan dendam itu tetap ada. Semakin banyak tak berkurang karena dia menyelinap dari setiap rongga pintu ruang yang menganga. Aku bersumpah tak akan pernah kubuka ruangan itu , tak akan .. biar dia jadi bagian dari setiap ruang yang kupunya di hati. Aku akan jera dan mati jika semua yang ada didalam sana berhembus keluar karena tak akan ada pernah maaf…

Mutiara ..

Dua mutiara yang kupunya ku pakai sebagai penyejuk jiwa. Meski aku tak tahu apa aku bisa membuat diriku sebaliknya untuk dua mutiaraku. Mutiaraku yang suci, maafkan aku yang hanya bisa membuat separuh dari satu yang dibutuhkan. Tak ada kata indah yang dapat kuberikan, hanya cinta dan kasih sayang yang tak akan pernah habis. Mutiara jiwaku tetaplah disini, disini sebagai tameng cintaku, jangan pernah merasa bahwa dunia tak lagi adil buat kita, karena kelemahan itu yang hanya akan buat kita kehilangan segalanya. Mutiara cintaku maaf kalau cinta ini tak sempurna, tapi ku korbankan semua buat bahagiamu.

Percintaan ..

Aku mendongeng terlalu lama tentang cinta ini, sampai pangeran itu pergi dongeng itu tetap setia dikepalaku. Cerita dongeng ini harus berakhir , harus , meski susah untuk mengusir rasa itu. Jangan lagi ada cerita itu, ini bukan cinta, tak ada lagi cinta , sudah tercabut meski belum sampai akar . Cinta apa namanya buat ketakutan , kegelisahan, kekecewaan, kebencian, kemarahan. Sudah lepas saja cerita cinta ini. Aku tak tahan menanggung bebannya. Terlalu berat … tapi kepada apa atau siapa beban ini aku serahkan, atau kebuang saja ketempat sampah. Biar dibawa pergi jauh dan tak kembali lagi.

Asa …

Selalu ada asa disetiap waktu dan detik yang aku punya, asa itu yang buat dinding-dinding dihatiku mengeras bagai baja, walau dulu reot hampir rubuh. Tapi asa yang kupunya tipis dan rapuh, gampang patah, aku harus punya senjata canggih yang bisa membuat asaku menjadi keras dan menggumpal penuh sehingga menjadi kumpulan asa yang buat aku bisa berdiri . Aku butuh cinta untuk jadi pupuk , aku butuh cinta tumbuh berkembang. Yah cinta, cinta untuk jadi matahariku disiang hari jadi bulanku di malam hari. Bukan cinta dongeng seperti yang kupunya. Tapi cinta sungguhan yang akan kubawa dalam jiwa ku paling dalam.

Beri Aku Ruang Di Hatimu


Puisi ini ditulis oleh pada
1 March 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 4.20 out of 5)
Loading ... Loading ...

Ku akui kisah ini…terlalu cepat tuk berjalan
Tapi kuyakin akan hasratku padamu
Coba kusentuh hatimu dengan keluguan cintaku
Namun hatimu masih kau tutup erat…

Ku sadari hasrat cinta ini mungkin tak berbalas
Namun ku akan tetap menunggu hasrat cintamu
Berharap cintakukan berbalas… sampai kau nyatakan
’tidak ada ruang cinta untukku’

Mari oleskan luka hatimu dahulu dengan hangat cintaku
Genggam erat tanganku bersama bintang-bintang kecil kita
Gapai hari esok yang indah bersama
Cintaku kan selalu setia padamu selamanya

Cintailah aku…
Sayangi aku…
Berbagi denganku…
Beri aku ruang di hatimu…

TENTANGMU


Puisi ini ditulis oleh pada
9 November 2006 dengan 4 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 3.17 out of 5)
Loading ... Loading ...

Ketika itu kau hadir tiba ? tiba
Mengisi ruang hatiku
Kau hiasi hari ?hariku dengan senyummu
Dengan tawamu

Aku ingin mengenalmu
Mengenalmu lebih dekat
Tapi n?tah mengapa
Setiap di depanmu
Bibir ini serasa terkunci

Selalu saja seperti itu
Terus ? menerus??
Hingga akhirnya waktu dan jarak memisahkan kita

Andai saja kau bisa merasakan apa yang aku rasakan
Aku benar ? benar tersiksa dengan semua ini
Aku benar ? benar tersiksa dengan kebodohanku sendiri

Kini aku sedang mencari dimana dirimu
Mencari dimana hatimu
Apakah mungkin
Ada namaku disitu

Puisi cinta dari : bru’pink dikirim pada tanggal 08 Nov 2006