Tag: puisi yang hilang

Hilang Dalam Terang…


Puisi ini ditulis oleh pada
20 October 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Kala fajar mulai membuka pintu pagi,
menggantikan gelita yang kesuraman

kurintis kembali impian yang pernah hilang dari ranting asa

setiap kakiku menciptakan langkah,
selalu saja meninggalkan jejak luka kepedihan masa silam

kutatap kembali sinarMU yang kian merangkah
silau menghalangi pandangan

debu melecut derap,
bergegas seakan ingin turut menjemput senja dan menyepuhnya menjadi bias-bias lembayung

tinggalkan aku sendiri termanggu mencari bayang sosok yang hilang dalam terang

jingga menggeser terang, menuntunku untuk menyongsong rembulan yang berjanji akan datang

Ahh…….
penat tiba-tiba menjalar sampai keujung-ujung pembuluh darahku

bintang….
akankah engkau akan datang, untuk berkerlip menghibur diriku yang semakin malang

kasih…..
mengapa kau selalu memintaku untuk menjawab setiap resah dan gundahmu

jika tak jarang kau tinggalkan serta kau biarkan diriku sendirian dalam tangisan

ditepian kelam….
lirih kusenandungkan lagu rindu

rindu akan kebahagiaan dan kedamaian

keletihan bathinku membuat anganku mengembara

jika memang sudah tak ada cinta lagi untukku…

mengapa lafadz keputusan tiada jua kau lontarkan…

agar aku tak semakin berharap,
berharap menatap indahnya purnama dicelah langit bersamamu….

malam….
sunyimu kini temanku…
kelammu juga sahabatku…

alunkan lagu sepi dalam keabadian,
untukku nikmati menjelang mimpi-mimpiku….

_Lembayung Kelam_