Tag: puisi tentang aku dan kamu

Antara Aku dan Kau


Puisi ini ditulis oleh pada
27 July 2010 dengan 3 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (13 votes, average: 3.15 out of 5)
Loading ... Loading ...

bukankah perkenalan ini adalah sebatas basa basi?
tatkala aku telah mengenal dirimu sebelumnya..namun aku percaya,
kau dan aku kini telah menciptakan suatu masa yang aku sebut ajaib dan
indah, yang tak mengenal waktu yang akan mengisut dari panasnya
matahari, ataupun jaman yang bertapak menuju ke ranah cinta..tanpa
akan ada angin peralihan yang mampu menghapus jejaknya.

wahai, kasihku..
dalam rupamu yang sungguh kukenali itu, jiwaku telah bergetar mewarnai
rasa yang teramat syahdu..

adakah mungkin itu bahwa segala gerakku, kamulah yang melantunkannya?
bintang dan bulan telah menjadi saksi kita, tatkala mimpi telah
menaburkan bubuk tidurnya..agar pertemuan kita tadi malam adalah suatu
kesempatan yang memang telah dipersiapkan untuk kita berlabuh..

dan mimpi itu kini berubah menjadi kenyataan!
karena kini, kau telah hadir tepat di hadapanku sekarang, untuk
melanjutkan kisah kita..yang tak akan pernah usai..
selamanya.

>>>>>

semenjak aku mengetahui telah hadir dirimu disana, hatiku galau tiada
terkata. menyelimuti rasa kebekuanku yang hendak mencair,
dan kita pun akhirnya dipertemukan.

tidak tahukah kau, bahwa dalam dirimu aku membayang?
adamulah adaku.
tanpa pernah kau rasakan pun kau sadari, akulah itu yang bersemayam di
setiap kerinduan dan geliat resahmu..

entah telah berapa kali, ku sebut-sebut namamu..bahkan malam yang
tanpa purnama itu pun hendak mengusaikan kelamnya,
lalu dimanakah engkau?
mengapa tiada sahutmu terdengar?
adakah kuasa yang lebih besar untuk membungkam mulutku, agar aku tiada
berkata-kata, dan mengusaikan segala tentangmu disana?

tidak..tidak ada!

dunia yang kini ku diami pun tidak mampu membuatku mengenal arti
cinta. Segala yang kulihat memang kasat, segala yang kudengar adalah
merdu,
harum semerbak yang tersebar adalah mewangi, namun adakah ruang yang
hendak mengabarkan kepadaku, bahwa engkaulah yang layak aku nantikan?
dan ketahuilah kasih, bahwa dua warna yang hendak menjadi satu, adalah
untuk menciptakan satu warna berbeda dari kedua warna itu, meski
terlahir dari kedua pembentuknya.

dan kitalah itu!
yang adalah berbeda, untuk dipersatukan.

author: regina marlina [marcel.ars02@.....]

Aku Rindu Kamu


Puisi ini ditulis oleh pada
16 July 2010 dengan 2 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (14 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Hari-hariku yang sepi
aku rindu kamu,
Apakah kamu tau itu?

Malam yang sunyi
memeluk jiwaku
yang gundah
karena memberontak orang tua
memberontak aturan
dan akhirnya tergoda dunia luar

Sia-sia kucari hatimu.
Ingin kuingat lagi wajahmu
yang kini menghilang.
Sia-sia
Tak bisa kuraih
Sempurnalah kesedihanku.

Angin marah
menyerang bumi.
Dan dua belas ekor singa
akan muncul
manghancurkan hatiku.

Berkali-kali aku rindu kamu
Di manakah kamu?
Apakah kamu telah menjadi kenangan?
aku rindu kamu.
aku rindu kamu.
Karena kamu kenanganku.
Tuhan ?
Tuhan adalah seniman ajaib
yang selalu ada
hanya perduli dengan hal yang besar

Seribu jari dimasa laluku
menudingku
Tidak akan
Aku kembali.

Saat aku rindu kamu
amarah yang suci
bangkit di malam ini
dan merusak diri di dunia luar
sebagai cowok penggoda
memberi harapan padaku
dengan wajah tulus.

sesudah itu
sebagai laut yang beku
dan aku pun beku.
Lihatlah, wajahku.
Terkaca di kesunyian.
Berdarah
terluka karena masa laluku

From: martha christina [marthacayangq@....]