Tag: puisi senja

Lukisan Senja (menjelang) Basah


Puisi ini ditulis oleh pada
30 June 2010 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Tetes aku bertetesan.
Hembus aku berhembusan.
Saat kulewati detak.

Meranggas ia meninggalkan dewa.
Di pinggir pilar ia bersinar mungil.

Semua berpacu.
Semua beradu.
Mengejar waktu yang tak pernah berhenti.

Di temaram senja telah kulukiskan.
Sebuah getar yang berwana jingga.
Di saat putaran roda menjelang tiba.

11 Nov 09
saat senja berhias mendung

http://sampiran.blogspot.com/

Cinta diujung senja


Puisi ini ditulis oleh pada
4 August 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Senja hari ini
mengapa begitu berbeda
tak tampak langit barat
berarak merah pekat
semua tertututp awan jingga

Cinta hari ini
mengapa begitu berbeda
saat hidup semakin senja
cinta sejati peluk raga
buatku rasakan kejam cinta

Walau cinta ini
belum merekah, bak
bunga belum ternoda asa
tapi rasa ini telah
tenggelam dalam sanubari jiwa

Ku tahu cinta ini
terantuk di ujung senja
kan ku bawa semua
lewat harum kamboja
di pelabuhan jiwa

For The Girl Who I love


Puisi ini ditulis oleh pada
16 July 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Its amazing to thinking about love
When I see two pigeon fly over the trees
Together around the beautiful nature
Sing a love song and Find a beautiful place
It s wonderful moment

I see the blue sky above with a cloud paint
Then I saw a face that I never seen before
She smile to me like an angel
I think shes pretty one
Its make me happy and hope thats a real thing

But I know thats just an illusion
Ill founding for the girl who I love
However I never imagine where can I found
And How can I do that
Or when it happened to me

Its like waiting for a nothing but I dont care
Cause Im not just feel it but also make me happy
Its beautiful moment to think about love
Its cant be written or say with a perfect words
It is too deep in my hearts

I want to go around the world
To find the girl who I love with all my feelings
And I want to bring her to go around the love world
To find happiness and love each other
Until everybody know

And we are feeling whats a beautiful love
thereI knowour love is always strong
however the dark try to take it over
however the storm try to damage our love
but I knowwere still together with a beautiful love.

October 8th , 2001
Sei jodoh Batam Island

diambil dari: romy72750.tripod.com

Biarkan Hujan Itu Menanti


Puisi ini ditulis oleh pada
27 November 2007 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Sebuah sore,
dengan aku, dia dan desir angin yang mulai menepi.

masih terlalu sepi untuk sebuah perjamuan dan
pesta pora menyambut musim yang akan tiba.

Aku dan dia,
masih termenung, menatap bentangan hari menuju senjanya.

Aku dan dia, menikmati sepi
bermonolog dalam diam.

Namun aku dan dia datang
pada tempat orang-orang melihat dan berkata
tentang aku dan dia.

Pada sore ini,
aku dan dia menanti sebuah hujan
yang mengantar hari pada sebuah senjanya.

aku dan dia, datang ke tempat ini dengan senyum dan kerinduan
pada gemuruh hujan dan kilatan petir,
pada derak-derak prahara yang mengigilkan tubuh,
dan dinginnya air yang membasahi aku dan dia
adalah daya hidup yang akan terpeluk erat,
pada bara kecintaan antara aku dan dia.

Aku dan dia,
datang di sore ini bukan sebagai sajak yang merindukan
penyairnya, bukan pula sebagai deru ombak yang menanti sebongkah bukit karang.

Aku dan dia datang sebagai seekor rajawali yang terbang sendiri
di atas langit tinggi.

Sebagai jiwa yang bebas dan mencintai prahara
seperti hujan yang membawa gemuruh dan deru kilatan petir.

Dan seperti itulah aku dan dia merindukan sebuah cinta,
merindukan sebentuk kebebaan dari sebuah sudut hidup terasa besar.

Aku dan dia merindukan gemuruh hujan yang gelap,
menyambutnya dengan kaki-kaki yang telanjang,
membuang pelita dan meninggalkan tempat yang terang ini.

Kini,
dalam temaram lembayung senja kemerahan,
dia berkata padaku “biarkan hujan itu menanti”
menanti mereka yang merindukan kebebasan,
lewat bendera-bendera cinta yang mereka kibarkan
Dan kepada mereka yang terasing dan mencintai hidup
karena, mereka menolak untuk tunduk pada cinta yang mapan dan menindas.

Biarkanlah hujan itu menanti
musim yang akan tiba, dan kepak sayap kupu-kupu
kuning musim semi yang terbang bersama kecintaanya.

(Mengenang Guinevere/November 2006)

Merah Senja


Puisi ini ditulis oleh pada
25 November 2007 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.67 out of 5)
Loading ... Loading ...

Udara dingin menusuk tulangku yang tak lagi terbungkus sempurna
Kilatan petir yang menyambar memudarkan pandanganku yang telah senja
Hembusan angin sore menggoyahkan tegak tubuhku yang telah tua
Senja memerah ketika hari-hariku tak lagi memberikan arti yang sebenarnya
Detak jantungku berat berdentum di telinga mengusik sepi hati yang tak terkira
Menghitung hembusan udara kotor yang berlalu di dada yang rata
Aku tahu diri ini tak kuasa lagi berjalan beriringan dengan putaran dunia
Sehelai kertas yang selalu menemani malam-malamku tampak taklagi berguna
Tercabik-cabik oleh kerasnya lantai dunia
Basah bergelumuran air mata langit di hari-hari setianya
Aku tahu tangan ini tak lagi dapat membelai lembut dirinya
Melipat rapih kembali di setiap lipatannya
Seekor anjing kecil yang selalu kubawa taklagi kuasa mengikuti langkahku yang hampa
Berbagi secarik roti di saat laparnya
Mendengar cerita kecil di kala tidurnya
Biarlah kisah ini kusimpan dengan setia
Di dekapan dingin seorang wanita tua
Berjalan tegar di lemahnya sebuah kota
Menuju rumah yang baka
Di akhir sebuah senja…
Selamanya…

Bidadari Diujung Senja


Puisi ini ditulis oleh pada
26 June 2006 dengan 2 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (19 votes, average: 4.05 out of 5)
Loading ... Loading ...

ini cerita tentang ibuku,

timbul sayapnya di kedua bahu,
lalu dia pergi,

katanya untuk menantang matahari,

agar esok tak terbit lagi.

ini cerita tentang aku,

berlari mengejar bidadari,
kujumpai dalam diam,
ibu marah; warna memerah,
senja terbit kembali.

kebajoran.baroe.22.06.06

author : dedy – dedi@….