Tag: puisi rintihan hati

Tulusnya Cinta dan Do’aku…


Puisi ini ditulis oleh pada
20 October 2010 dengan 3 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (18 votes, average: 3.44 out of 5)
Loading ... Loading ...

saat hari bersandar dipintu senja,,
pada desir angin yang berbisik ditelingamu

mungkin dengung suaraku tiada kau kenali lagi

namun dalam rintihan kudus do’aku,
namamu selalu lekat menghiasi lamunanku…

pada setiap tetes darah yang kan bermuara dilembar hatimu

mungkin semburat bayanganku tak kau hiraukan lagi

namun namamu senantiasa ada dalam syair-syair suci yang kuderma

namamu mewarnai tiap lengkung guratannya…

pada tarikan dan hembusan nafas
yang akan menggiring detak dijantungmu

mungkin paras wajahku tak kau kenang lagi

namun namamu selalu tersenandung dalam lantunan do’a-do’a dikedung hatiku

namamu tak henti dan tak pernah jemu kusibakkan diantaranya…

“hening separuh malam…
kembali kusimpuhkan jasad dialtar kuasa Illahi…

sembari menyusuri benak, tersirat rupa dambaan hati
hingga fajar merekah,
meredupkan luka dari cinta tak tersampai…

“jika suatu hari nanti, setelah kau lelah mengelilingi cakrawala hati,
atau kau terluka oleh bidadari yang kau temui…

kembalilah dan datanglah padaku…
camar cintaku akan menjemputmu karena sesungguhnya cinta terindah dan setiaku selalu dan selalu menantimu….

_salam cinta penuh kasih buat Aa ard dikuningan nan asri_

masih bisa mendengar


Puisi ini ditulis oleh pada
20 July 2009 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...
Aku masih bisa mendengar
Teriakan dari ingatan yang terbuang
Rintihan dari perasaan yang tersingkirkan
Tawa dari kenangan yang terlupakan

Aku masih bisa mendenagr
Setiap langkah dari impian2 yang maya
Mengalir begitu saja dalam jalur yang tak tersentuh
Nengikis jalan yang mulai kering dari air mata

Aku masih bisa mendengar
Rasa iba dari seorang miskin itu
Yang tak pernah bisa memberi
Namun ingin selalu berbagi
Kesedihannya dalam tawa

Aku masih bisa mendengar
Harapan yang kian kosong
Memintaku mejauh dari api yang sangat sejuk itu
Dari air yang sangat panas
Dari cerita yang tak ada ujungnya

Ak masih dapat mendengar
Keraguan mengucapkan mimpi
Ketegaran menyiapkan hati
Ketegasan menyampaikan arti

-12 Juli 2009-