Tag: puisi perasaan

Senandung Malam……….


Puisi ini ditulis oleh pada
17 September 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.33 out of 5)
Loading ... Loading ...

titian langkah terseok menapaki tapak perjalanan ini redup gugusan gemintang menjalar tiada henti ketika aku lari dari nyata.

hai malam……..
kala engkau merasa lelah,
menepilah…..
agar aku mampu merasakan nikmat keheningan perasaan itu..

biarkan mata tetap terjaga dalam beku dingin bumi yang tua, agar kumampu menjaga perasaan ini
tilas_tilas akan menjadi memory dalam sejarah yang berkarat cerita yang mengalir mungkin telahpun buram dan berdebu lapuk seiring waktu melipat masa,
dalam senandung kabut malam yang mengantarkan engkau keperaduanmu….

aku mintakan kepadamu jangan meratap pada gelapnya…. biarkanlah ia lebur bersama gundah yang merajai hati sang malam,
titipkan padanya sepenggal rasa cinta yang tertinggal dan malam akan segera merapat dipenghujung hari setelah ia mengarungi perjalanan yang panjang…

senandung sungai kembali mengalir kukidungkan lagu keabadian ini untukmu semoga engkau terlelap dalam malam yang semkin tua.

Hati dan perasaan..


Puisi ini ditulis oleh pada
16 November 2008 dengan 3 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (16 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Hati dan perasaan..

Hati.. oh…hati….
Perasaan.. oh … perasaan…

Apakah ada hati pada diriku
Apakah ada perasaan pada diriku
Mengapa ada hati pada diriku
Mengapa ada perasaan pada diriku
Atau mungkin hati tidak ada pada diriku
Atau mungkin perasaan tidak ada pada diriku
Bukankah semua manusia punya hati dan perasaan
Apakah antara hati  dan perasaan itu sama

He…Hati dan perasaan..
Aku ingin bertanya padamu …
Apakah bila aku sedih kamu mendapatkan kesusuhan
Apakah bila aku gembira kamu mendapatkan kesenangan
Bila aku suka sesuatu kamu merasakan
Jikalau aku tidak suka sesuatu apakah kamu merasakan juga
Jika aku mengucapkan sesuatu apa kamu juga mengatakannya
Apakah kamu punya persamaan
Apakah kamu juga punya perbedaan

Hati dan perasaan…
Jika kamu ada
Berilah aku jawabanmu
Agar aku bisa menjagamu selalu dengan baik
Agar hati dan perasaanku tidak merusakkan diriku

perasaan


Puisi ini ditulis oleh pada
24 October 2008 dengan 3 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.25 out of 5)
Loading ... Loading ...

terkadang aku tak tahu kemana perasaan ini berlabuh

yang ku tahu bahwa aku mempunyai perasaan ini

sebuah perasaan yang sangat kuat

tidak ada yang mampu menandinginya

selain diriku

dan kekuatan cinta

yang terpancar dari

perasaan seorang ibu

dengan cinta yang tidak terhingga

cinta tulus


Puisi ini ditulis oleh pada
19 August 2007 dengan 6 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 4.17 out of 5)
Loading ... Loading ...

tulus mencintaimu

tiada perasaan lain yang kumiliki saat ini, kecuali perasaan cinta dan kasih sayangku terhadapmu

tiada,rasa lain yang aku miliki kecuali rasa rindu ku yang sangat dalam kepadamu, dan kini aku teramat merindukan dirimu

aku teramat merindukan kisah-kisah yang telah kita lewati saat-saat itu, sepertinya ingatan itu telah melekat, dan membekas dalam pikiranku dan takkan pernah hilang

tiada gambaran dan lukisan lain di hatiku kecuali itu dirimu

hanya dirimu yang telah mengisi jiwa tubuh dan ruh ku dengan bayangan dan memenuhinya dengan pikiran-pikiranku tentangngmu

semua hayalanku tertuju kepadamu dimana ia tak pernah padam dan tak pernah hilang,

aku merasa aku takkan pernah mati, karena aku merasa usiaku sangat lama untuk mencintai dirimu

hingga sekarang, jika kau pertanyakan lagi. Aku mencintaimu dengan sepenuh hati dengan kesucian dan ketulusan jiwa yang aku miliki saat ini

Rasa yang Mana Lagi


Puisi ini ditulis oleh pada
10 November 2006 dengan 4 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.25 out of 5)
Loading ... Loading ...

telah kutulis sejuta puisi
sebagai ungkapan rasa cintaku kepadamu
namun bahasa yang mana lagi
harus kususun demi meyakinkan perasaanmu?

rasa yang mana lagi
yang harus kuserahkan kepadamu
semua telah terkubur dan membunuhku
aku terdiam dan membisu di sudut sepi
dingin membekukan sekujur tubuh ini

setiamu yang kupinta
kejujuran turut serta
gelar semua rasa cinta itu
jangan kekang aku dengan rantai
kepalsuanmu

manjakan aku dengan kasih sayangmu
seperti hadirnya bintang yang terang
mendampingi bulan setiap malammu

aku disini masih gulana
dan menyimpan ribuan tanya:
rasa yang mana lagi harus kujelaskan kepadamu?

(Balikpapan, 06 Nopember 2006)

author: Moyank