Tag: puisi pagi hari

Sendiri…Hari Ini


Puisi ini ditulis oleh pada
7 July 2010 dengan 1 Komentar

Jangan buang waktu mengetuk pintu kamarku. Hari ini aku enggan keluar meski udara pagi segar. Entahlah… Mungkin mood-ku nanti berubah bergulat dengan resah sembari pelan melangkah. Maaf, sengaja kubiarkan handphone-ku mati, setidaknya untuk hari ini. Silakan tinggalkan pesan sebelum aku kembali. Aku baik-baik saja. Hanya lelah luar biasa. Aku butuh sendiri setidaknya hari ini… (Jakarta, [...]

Continue Reading

Requiem Pagi Hari


Puisi ini ditulis oleh pada
20 July 2009 dengan 0 Komentar

akankah kita bercinta ? diantara permainan tangkap lari lalu tersekap bersembunyi namun cukup bagiku satu bahagia saja gelora yang memuncak di sela erangan nafsu merangkak dicumbu padam dendam yang memburu apa yang ikat aku dan dia dahaga atas marabahaya kami berdua hanya pengembara disana nun jauh di ufuk utara luka lama kembali menganga berperang abadi [...]

Continue Reading

Embun…


Puisi ini ditulis oleh pada
5 January 2009 dengan 1 Komentar

embun dipagi hari menetes seperti tiada salah bening mememukau bak kala tak berdosa dingin…. menyelimuti alam burung kerkicau dengan suara merdu semuanya menerima dengan suka cita jikalau matahari udah tinggi semuanya hilang ditelan embun… kamu adalah penyejuk sesaat kamu adalah pembawa kedamain sementara apakah kamu tidak merasa rugi embunpun menjawab aku memang diciptakan untuk penyejuk [...]

Continue Reading

Embun Pagi Hari


Puisi ini ditulis oleh pada
16 July 2008 dengan 1 Komentar

Butiran-butiran embun dipagi hari………. Yang menyejukan indahnya pagi……….. Menyejukan isi relung hati……… Mendamaikan jiwa raga ini………….. Tetesan embun dipagi ini………. Mengalir mengisi kedalam jiwa……….. Terungkap akan makna suatu arti……. Hati ini butuh cinta dan kasih…….. Belajar tuk hargai makna hidup…….. Hargai setiap detik waktu yg t’ah dijalani….. ‘Tuk terus dapat ikhlas………. Dan dapat terus bersyukur………. [...]

Continue Reading

PAGI INI KETIKA,


Puisi ini ditulis oleh pada
8 April 2008 dengan 1 Komentar

pagi ini ketika aku telanjang tiba-tiba aku ingin sekali menjadi koran :yang datang setiap pagi tanpa permisi yang bisa banyak bicara tanpa harus berucap

Continue Reading