Tag: puisi ode

Elegi mimpi


Puisi ini ditulis oleh pada
26 June 2010 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 3.86 out of 5)
Loading ... Loading ...

Pernahkah
waktu menyampaikan kepadamu

tentang
apa yang telah dititipkan

oleh sepasang pendar  mata

yang
dalam menyiratkan rasa

rapat
tersembunyi di sudut jiwa

ataukah
aku yang semestinya

pergi membawa
mimpi

bertandang
pada putihnya pagi

dan
ikhlas meninggalkanmu dalam lelap

berselimut
bayang-bayang

di sudut
hati

pernahkah
malam yang diam

mengajakmu
tertawa

lewat
matanya yang kelam menyimpan

seribu
sepi dan nelangsa

hingga
rembulan dan bintang

meredup
tertunduk

meratapi
segala kedukaan

ataukah
kita lebih baik tersenyum

menghikmati
segala keadaan

sembari menyaksikan butiran embun gugur perlahan

mengheningkan
seribu impian

12 Mei
2010 (Jumadil Awal 1431 H)

author: [laila_kip@....]

Ode untuk Surti


Puisi ini ditulis oleh pada
24 July 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.75 out of 5)
Loading ... Loading ...

perempuan,
melangkah sendirian
ada merah di matanya
menyala

pekat
menyisir langkahnya
saat mathri terbelah
tepat di atas kepalanya

perempuan diam
tangannya terkepal
langkahnya terhenti
tepat
di gerbang matahari

kecewa
yang bertumpuk
dan terus menumpuk
meninggalkan seonggok luka
membuatnya menjadi singa

Puisi Kiriman dari mayssari (mayssari@…)

Ode Buat Azha


Puisi ini ditulis oleh pada
2 May 2008 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Tentulah terbuhul dalam adamu,
aji pekasih yang memikat seluruh ingatan
hingga aku serasa tagih, diasyiki mistik
tak berkesudahan, tiap kali kuhayutkan,
kepadamu kembali tertambat angan angan

rindukah berdesir, apa sirap darah tak tertafsir?
kala gigil dan sengkala menyeraikan aromamu,
satu persatu tereja jua, lirik lirih romansa
yang merasuki sejarah panjang air mata

wajah pualamu terus ku tanda, Azha
begitu manis, begitu magis
kaukan yang dulu berbisik dalam gerimisku ?

duh, kenangan!
selalu saja ada yang tertinggal
di saat waktu tak lagi menjengkal
di sini rengkuhan purnama berganti luput
kilau bayangmu satu satunya keramat
yang ku panut

ajarkan padaku, Azha
bagaimana caranya memupusmu dari ingatan
agar aku bisa melepas angan angan
tanpa harus merasa kehilangan

Banda Aceh, Oktober 2007

-   Aimee  -