Tag: puisi menanti

Menanti Tak Jua Pasti


Puisi ini ditulis oleh pada
23 August 2010 dengan 7 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (12 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

bait-bait serentak terdengar,
bersayup laksana nada asmara membara.
Sejenak kegelisahanku terobati dan larut oleh hening yang gagu.
Cahaya lentera yang kelelahan masih memantul,
kesiur angin mengecup tirai,
kuusap kaca jendela yang lembab karena embun,
Langit disaput mendung,
meninggalkan bara yang berbiak tak beraturan..
kemana kini harus kubawa langka
jika jalan didepanku luruh dalam gelap
meninggalkanku dibatas sketsa cinta yang buram,
namun rintik hujan tiada jua turun,
perasaanku bertempur dalam hati,
segugus asa dan harapan kini mengendap dalam palung terdalam.
Hatikupun kian hampa… dia telah jauh pergi,
semburat lembayung hadir didepan mata membias tanpa aturan yang tak juga mampu menentramkan hati,
seolah mencerminkan satu memori kisah yang telah berlalu.
Hatiku merenung… sebuah nuansa alam yang membuat jasadku terpaku,
tergenang dalam bauran sukar untuk dimengerti

Menanti sesorang


Puisi ini ditulis oleh pada
11 August 2010
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (8 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Tetesan hujan membasahi kalbuku
Hatiku terbenam sepi tanpa kehadiranmu
Kelam terasa, saat kau jauh dariku
Sunyipun terasa, saaat kau hiraukan aku
Beginikah perasaanku?
Kegalauan telah mengisi ruang hati
Tak ada cahaya yang menyelimuti hati ini
Hampa dalam ku meniti kehidupan
Kelam dan gelap saat ku mencari tujuan
Tak terarah dan membuatku bimbang
Cahaya penerang telah dimiliki olehnya
Hinggak aku tak bias menuju ke hatimu
Semua sangatlah tak mudah
Tak mudah bagiku tuk menemukanmu
Dengan membawa lentera apiku
Dan tak akan mudah bagiku
Untuk bias sampai di lubuk hatimu
Karena kegelapan menyelimuti hatimu

Menanti Hujan


Puisi ini ditulis oleh pada
21 July 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

bertanyalah kepada

sang peramal cuaca

kabarnya hujan

kenapa ia tak juga

datang membasahi gersang

hanya tersisa letih meradang

menanti kekasih

yang tak pulang pada

mimpi juga dunia nyata

Setia Menantimu


Puisi ini ditulis oleh pada
24 March 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (9 votes, average: 3.89 out of 5)
Loading ... Loading ...

Ku tau apa yg kau pikirkan.
Ku terhanyut pada perasaanmu.
Namun tak akan kubiar padam cahayamu.
Akan tetap ku jaga hanya untuk mu.

Tulus cinta ini bawa arti jadi bagian pada diriku.
Kejujuran itu akan membawa kita bersama.
Keiklasan untuk yang terbaik meraih tujuan.
Aku disini akan setia menantimu.

by bs feb 18, 2008 10:00PM at kreo
I’ll wait just only 4 u

Menanti dalam sepi


Puisi ini ditulis oleh pada
10 November 2006 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Kemarin kulihat ia menangis
dalam hening
dalam diam
tanpa airmata
Namun kutahu ia menangis

Sekarang kulihat ia telah tertawa
walau masih ada luka di matanya
walau masih terasa lelah di hatinya
namun ia telah tertawa

Kutahu ia telah pasrah
Kutahu ia telah menyerah
tak berdaya pada kuasa hatinya
tak kuasa pada kehendak cintanya

Dan kini ia hanya diam
menanti
dalam rindu yang amat sangat
dalam sepi yang menyengat

Menanti sesuatu yang tak pasti
tapi ia tak peduli
ia hanya tahu
cinta yang ia miliki
pasti.

taken from:? ferona.blogspot.com