Tag: puisi kehampaan

sang malam


Puisi ini ditulis oleh pada
8 June 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 3.14 out of 5)
Loading ... Loading ...

SANG MALAM
Hening….snyap…
hanya kidung angin membelai sang rimbun,
sesekali brgoyang, seolah trbuai lembutnya sang semilir.
Dalam sepimu…
membungkam jiwa-jiwa serakah
membius hati yang egois
meredam amarah yang bergejolak
menyelimuti asa yang terpatri
merayu sang penjaga,tuk lelapkan rasa..
meretas angan sang pemimpi.
Dalam senyapmu…
terkadang jadi perantara rindu bagi sang penunggu..
inspirasi suci bagi sang pemikir..dan tak sedikit,
sang pelipat bersembunyi dalam celah.
Hening…senyap…
mengubur berjuta lelah
hanya rembulan yang tetap bersanding..
ketika dekapmu semakin larut terbenam kesenyapan.
(09 januari 2009)..sudut kamar (00.05)

Romansa Romanticist


Puisi ini ditulis oleh pada
10 April 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.33 out of 5)
Loading ... Loading ...

aku..
terpejam tenggelam dalam suci putih…
tersenyum dalam damai yang terindah…

sekelibat aroma tubuhmu..
kucium keningmu…
dalam sungguh dalam
dengan Cinta…

dalam pejam..
kurasakan deguban jantungmu
seirama untaian nada nafasku..

kau bisikan Cinta..
semakin aku merasakan…
kau tercipta untukku…

tanganmu yang memegangku erat..
seakan kau tak inginkan aku meninggalkanmu..
begitu pula aku…

perlahan aku membuka mataku..
kau tersenyum kecil..
membawa secercah mimpi dan harapan..

aku sungguh terkejut..
kau yg terindah…
ada di pelukan malamku…

sungguh itu kau..
sungguh itu nafas, bisikan, pelukan dan senyumanmu…

perlahan jariku merangkai telapak tanganmu..
biarkan aku menari bersamamu..
ikutilah gerakan tubuhku…

sedikit terisak..
kau dalam pelukanku…

kutanya..
kau bilang dalam hatimu..
“aku bahagia..”

kutanya…
kau bilang dalam hatimu..
“aku hidup kembali”

hilang semua keraguan dalam hatimu..
hilang semua ketakutan dalam hidupmu…

dalam hati aku bertanya…
nyatakah ini??..
dan kau menjawab kata hatiku..
“ini aku, dan kau dalam Cinta”

dalam hati aku bertanya..
abadikah ini??
dan kau menjawab kata hatiku..
“sampai kapan, seperti ini??”

artikan sebuah Cinta..
tak sesulit menghitung bintang di angkasa…

artikan sebuah ruang dan waktu..
tak sekeras batu karang…

mereka hanya ada dalam kesamaan jiwa,…
seperti aku dan kau..
yang tahu tentang isi hati yang terdalam..

perlahan kau berubah..
kau tak seperti Malaikat…

perlahan kau berubah…
kau semakin tua…

perubahan apapun pada dirimu..
aku masih ucapkan kata Cinta untukmu..

perubahan apapun pada usiamu..
genggaman tanganku padamu..
masih sekuat saat ini…

Aku mencintaimu…

puisi hati


Puisi ini ditulis oleh pada
28 November 2007 dengan 4 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (20 votes, average: 3.15 out of 5)
Loading ... Loading ...

Tak ada angin, tak ada kabar
Kumenuggu suatu yang tak pasti
Tak ada sapa, tak ada tawa
Seribu Tanya berpacu dihati

Hari-hari panjang kulalui
Kata yang kunanti tak kunjung tiba
Sia-sia yang kudapati
Kata yang tak kuharap justru terungkap

Sakitnya hati sampai tangis tak tertahan
Teriakan mengoyak menembus diri
Panasnya hati sampai buang smua kenangan
Kehampaan membekukan diri.