Tag: puisi indah buat kekasih

Surat Buat Kekasih Dunia Maya


Puisi ini ditulis oleh pada
8 March 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 2.75 out of 5)
Loading ... Loading ...

Kepada Rianti 

Ah, bodohnya aku…
Mengapa keajaiban kecil mempertemukan kita di dunia tak pasti
saat semula ku lentikan jari-jari kecil kerasku , mengukir kata2 kotor kepadamu,Rianty kudapatkan hatimu dalam waktu 3 hari

Dan kau beri rindu 3000 thn lamanya
Tak pernah terlintas sedikitpun
dalam benakku………

Kenapa jua aku menanti kau
Menanti kepastian , yang mungkin tak an
Pernah kau beri dengan tangan hatimu
yang tak pasti kabar ceritanya

Ah, lemahnya aku…
Mengapa jua aku berdiri di ruang hampa tanpa tepi
Menanti sandaran hati bayang mimpi
Bila kaulah sandaran hati….
Tak pernah berarti rinduku ini

Menanti setiap detik suara lembut
Manis bibirmu
Menanti harum pekat wangi tubuhmu

Ah, mengapa jua…
Aku terjerat sepi di sini
Terikat janji yng kau beri

Inikah yang kau beri benarkah ini jalan mu
Bila langit menguman bolehkah aku mendengar suaramu

Ah, bodohnya aku…
Menghirup rindu yng kau beri
Mematikan denyut jantungku

menyesakkan dada ini
menjerat setiap hembusan nafasku

Ah, tololnya aku…
Mengapa ku bisa terlena kata2 manis
Yang kau tulis untukku

Hingga tak jemu2 jari ini menari memuja-muja hadirmu
yang terlihat manis menebar senyum indah di potret maya
mimpi tidurku

Ah, entah kenapa…
Aku begitu menantimu gadis mayaku, rianty…..
Aku tak ingin berbagi rindu dengan mu
Tak jua rasa nikmatnya merindukan

Biarlah aku mengagumimu setiap sahajamu
dari jauh saja

Sampai jam-jam di dinding kabarkan kebosanan
Tapi siapa yng sanggup tunjukan arah pulang hati ini

Yang terjerat rayu manismu…

Ah,rianty…
Hingga mual perut ini
Menahan rindu yang kau beri
Sampai muntah aku menulis puisi
memuja dirimu…

hingga alamat rumahmu aku catatkan
kepada awan,angin,hujan,kepada burung-burung
tuk kabarkan di mn kau berdiri

Halah,sungguh-sungguh tolonya aku…
Terhempas hembus nafas baubusuknya rayu
nan jauh di sebrang sana…

Tapi ada suara menimbang dalam hatiku,
Nekat mencemooh:bisakah kiranya berkering
Dari kuyup laut biru…?
Pamitan dari tiap pelabuhan..?
Lagi siapa bilang mengatakan di situ
pasti ada bidadari…

Suara berat menelan rindu, mengatakan seperti rianty
yang punya kerlingnya nty……

Bidadari pulau lepas maya mimpi malam….
Sedang menanti kelam rinduku ini…

Ah, hanya sebuah mimpi….
Aku pegang jemari lentik lembut tanganmu…
Di bawah senja, danau lebur burung-burung rawa…

Yang di setiap senja, menanti manisnya senyummu
renyahnya canda tawamu , yang tak pasti…
Terhempas angin lalu…

Ah, kenapa ku tak bosan memujamu…
Walau setiapku ukir bayangmu
Jiwaku menjadi roboh , pedih, perih
Bagai ribuan busur panah menujam …

Tubuh ini….

Hanya gurau melupakan duka,karena hati
menyimpan rindu dan cinta yng sudah membusuk…
dan melebur di sana,,…..

Ratusan jam sudah terlalui…
Apa yang ingin di dusta? dalam bening mata…

Tak bisa sembunyi
Pura-pura

Walau perih tuk merindu…
Walau mungkin tuk mencintainya…

Ah, rianty…
Habis sudah, kerajaan jantan hati ini…
kau ubrak-abrik dengan manis kata2 rayumu..
dengan tajam rindu yng kau beri…

Kau sayat-sayat batin ini…
dengan sebilah pedang kasih sayang

Yang kau asah dengan langit..
dan laut birunya hatimu…

setajam awan, pedang kasih sayang itu…

Terukir manis lembut rayumu di sana…

Huh, rianty…
Dengan derai air mata hati…
Dengan ayun ambing merdu ibuku…
larutkan aku dalam arus waktumu…
yng kau isi dengan kerinduan……..

Aku menyerah….!!!!!!!

serpong 23 september 2006
Dalam malam penuh maaf

Author : [suroby25@....]
Kiriman dari : lie monliong [lie_monliong@....]

Aku adalah lukanya


Puisi ini ditulis oleh pada
6 March 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 4.60 out of 5)
Loading ... Loading ...

Kau pernah hadir
memuja diri ku
tak sebait bahkan setinggi
bintang kau puji
setiap malam kau hafalkan
puisi-puisi yg aku hadirkan
buat seorang bidadari senja
kemudian kau rangkai
dalam makna indah
sampai aku tak dapat
memejamkan mata ini
oh tuhan
seketikanya dia berlalu
tak hanya cinta yg ditinggalkannya
tapi benci disemai didalam hatinya
apa yg telah aku lakukan?
sebesar itukah rasanya
apakah aku tak membalas cintanya?
apakah aku pernah membuatnya menangis?
kau terus berdoa
agar kelak liang lahat ku tercipta
agar jasad ini membiru
dan aku terus mengamin
setiap doa dari bibir mu
dan masih indah aku bernyanyi
dan masih gembira aku bersyair

cinta memang ciptaan yg tercita buat
sang pencipta

Syair cinta untuk kekasih


Puisi ini ditulis oleh pada
2 June 2006 dengan 138 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (134 votes, average: 3.87 out of 5)
Loading ... Loading ...

Sayangku,
kenalilah musim hujan yang basah
dan kemarau yang meranggaskan daun-daun kering
di sepanjang hari dalam dua belas purnama
karena cintaku bersemi di dua musim

kenalilah gelisah angin di antara buluh-buluh bambu
yang meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri
yang menggemerisik di antara sunyi
karena ada bisikan tentang gelisahku

ketika senja turun di bukit-bukit tak berpenghuni
ada rona yang dilukiskan pada latar langitnya
merah membara dan kadang-kadang lembayung
kenalilah warnanya yang disapukan dari rinduku

sayangku,
malam-malamku adalah catatan tentang cinta
dinginnya menghangatkan dan memberi aroma rasa
aku jejaki purnama yang tenggelam di antara awan
dan aku ingin terbenam bersama cinta yang kau bawa

author : bibib77@yahoo.com