Tag: puisi buat sahabat

Nota Rindu Buat Sahabat…


Puisi ini ditulis oleh pada
8 October 2010 dengan 2 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (24 votes, average: 4.29 out of 5)
Loading ... Loading ...

sendiri kutepis rasa sepi dihati ini,
meski perihnya masih jua menghantui

namun kan tetap kucoba tuk tegar berdiri,
karena kini telahpun kutemukan sang pelipur hati…

sahabat….
hadirmu telah cukup memberi arti

semarak hari kulalui kini, meski diujung jalan kegelapan menanti

tapi setidaknya ‘satu yang pasti’
cahaya menyala kembali dihatiku yang redup…

setitik terangmu telah menerangi jalanku yang gelap dan sunyi…

Untukmu Sahabat….
tiada kata yang pantas kuucap, selain kata
“terima kasih tak terhingga”

walau kini kau jauh dari tatapanku,
angin malam yang membelenggu dingin

berbentur dalam benakku rasa rindu yang mendalam

kekosongan jiwa yang hampa,
rinduku akan dirimu merasuk dalam dunia mimpiku

dengan sebias harapan tanpa batas menanti sesosok yang tak kunjung tiba

sejenak kutengadah sembari tangan bersedekap
memohon waktu sedetik untuk bertemu dengan bayanganmu

apakah esok sang mentari sudi menghantarkan salam serta rinduku kepadamu

ataukah sang malam dapat menghadirkan dirimu dalam mimpiku…

kan selalu kusemat ditempat terindah rinduku padamu sampai kita bersua lagi…

_to all my friends_

sahabat


Puisi ini ditulis oleh pada
5 January 2009 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (9 votes, average: 3.56 out of 5)
Loading ... Loading ...

tiga tahun..membenamkan kisah anak adam..saat gejolak hidup mengalir hangat,membuai jiwa-jiwa yang egois. kita berlalu dan kembali singsingkan baju,saat ada hakikat yg mengernyitkan dahi..

sabda alam kita dengungkan..teori idealisme,sosialisme,sampai marxisme,selalu wacanakan tutur dalam bait-bait pejuang laksana zaman pergerakan…

egoku adalah egomu…satu pemikiran kontradiksi,satu wacana konservaif tapi konstruktif,satu peta dalam mencari arti hidup sebenarnya.
sahabat..tiga tahun..senja itu masih brwarna jingga,pelangi d langit masih berwarna..sahabat..sayang kita tak saksikan,jiwa-jiwa penakar kebijakan itu telah tumbuh dalam satu pengabdian.

by:oebay