Tag: puisi anak sekolah

SURAT AYAH DARI JOGJA…..


Puisi ini ditulis oleh pada
6 June 2006 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Hai cinta ayah……
apa kabar kalian?
kalian pasti main terus ya?
kejar-kejaran kesana-kemari
repotin bunda yang nyuapin mamam kalian

Hai sayang ayah…..
disini banyak sekali ayah melihat
anak-anak seperti kalian yang terluka kepalanya
biasanya kepala mereka di perban
seperti juga anak temen ayah yang masih bayi
jadi ‘pitakan’ karena tertimpa kayu….

ada lagi yang patah kaki atau tangan
terpaksa di gips, tidak bisa bergerak banyak dan tak bisa sekolah

Sayang Ayah…..
perasaan ayah pilu sekali sekarang
disini banyak juga anak-anak yang kehilangan ayah atau bundanya
juga ada yang kehilangan keduanya….
bahkan kemarin ada anak yang jadi sebatang kara
karena selain ayah dan bunda….adiknyapun meninggal karena gempa
hampir sekeluarga mereka jadi korban
duh….perasaan ayah tak menentu saat itu …..

Sayang Ayah…..
orang-orang disini banyak yang tak punya rumah
mereka tinggal di tenda-tenda darurat
( itu kalau sudah kebagian )
dengan makan seadanya ( lebih sering makan mie instan daripada nasi )

Ada juga yang terpaksa harus di Rumah Sakit
walau tak sedikit yang terluka dan tetap di tenda
setelah kakinya yang bolong kena paku dan ketiban besi
dijahit pak dokter lapangan

Sayang…..
do’akan mereka ya…..
agar hati mereka mengkristal bagai pualam
makin bersinar meski dijatuhkan dilumpur kotor
seperti juga karang dilautan
yang tetap kokoh meski dihantam ombak menggulung geram

Sayang…..
kalau kalian jadi pemimpin kelak
ayah do’akan kalian selalu jadi orang pertama yang selalu berada disamping
mereka yang membutuhkan
yang kesusahan seperti mereka sekarang

Jangan kayak model pejabat yang suka pamer sumbangan
dan pinter kasih janji-janji juga acara seremonial
agar dipotret para wartawan
tersenyum senang karena wajahnya masuk tv
padahal masih banyak yang kesusahan
masih banyak yang merintih ….kelaparan

mengerang sedih di kegelapan
diantara tenda yang kehujanan

Jadilah pemimpin nak…..
yang hati dan jiwanya ada juga dibenak rakyatnya
sepenuhnya terpatri indah di lubuk mereka
karena memang kalian berikan seutuh-utuhnya
cinta dan pengorbanan……….

Epri…..05/06/06
Dusun Dukuh Sewon Bantul Jogjakarta

www.portalinfaq.org

author : Epri Saqib – epri_ts@…

ANAK


Puisi ini ditulis oleh pada
2 June 2006 dengan 2 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (9 votes, average: 3.67 out of 5)
Loading ... Loading ...

Dan seorang perempuan yang menggendong bayi dalam dakapan dadanya berkata, Bicaralah pada kami perihal Anak.

Dan dia berkata:
Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri
Mereka dilahirkan melalui engkau tapi bukan darimu
Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu

Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan fikiranmu
Kerana mereka memiliki fikiran mereka sendiri
Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh mereka, tapi bukan jiwa mereka
Kerana jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpi
Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan cuba menjadikan mereka sepertimu
Kerana hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu

Engkau adalah busur-busur tempat anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup diluncurkan
Sang pemanah telah membidik arah keabadian, dan ia merenggangkanmu dengan kekuatannya, sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh.
Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan
Sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang, maka ia juga mencintai busur teguh yang telah meluncurkannya dengan sepenuh kekuatan.

(Dari ‘Cinta, Keindahan, Kesunyian’)

:+: Kahlil Gibran :+: