Tag: puisi, aku tak mau mengganggumu

mengakhiri kisah ini untuk yang terbaik


Puisi ini ditulis oleh pada
15 November 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (20 votes, average: 4.40 out of 5)
Loading ... Loading ...

saat ku berjalan menyusuri waktu yang lalu

tak ada kata maupun sapa

seperti pula mendung kelabu yang merebak dalam hidupku

pilihannya adalah menangis dalam hujan

atau tertawa saat pelangi hadir

hujan akan berlalu

demikian kisah ini

ini adalah yang terbaik

kita sudah berbeda

kau malaikat sempurna

dan aku hanya seorang pangeran kelana

jika Surga adalah rumahmu

maka pergilah ke Surga

carilah seorang Malaikat pula sepertimu

jika Bumi dan tanah adalah pijakanku

maka aku akan berakhir dengan kematian

tak sempurna dan tak abadi

aku hanya seorang manusia

selalu salah dan berdosa

ingatlah wahai Malaikat yang pernah meratu dihatiku

pernah kamu memijakan kaki ke tanah

dan aku jatuh cinta denganmu

bukan sebuah makna

melainkan bahasa kita berbeda

bahasa kalbumu terlalu dalam

aku tak akan menyalahkan siapapun

yang pernah menyiksaku

karena aku mencintaimu dan salah

semua terserah padamu

tak bisa memaafkan aku

tak bisa lagi menjadikanku sahabat

tak nyaman lagi dgnku, seperti yg kau katakan

tak apa, aku anggap fair

dengan apa yang telah aku sakitimu

aku tak akan mengganggumu lagi

jangan salahkan siapapun

jika aku hanya mencintaimu

hidup sendiri tak ingin cinta

hanya menantimu

jangan salahkan siapapun pula

jika suatu saat manusia serupa malaikat

hadir dalam hidupku

menyempurnakan aku

dia bukan kamu

kamu ingin salahkan

Dia, Yang memberi dan menghentikan nafas??

masa depan itu buram

ada sebuah titik disana

itu takdir

takdir tidak mesti apa yang menjadi harapan dan cita2 kita

tapi itu selalu menjadi yang terbaik

seharusnya kamu bahagia

aku mengkhiri ini

seharusnya kamu senang

aku mengakhiri ini

seharusnya kamu berhenti membicarakan ttg kisah ini

itu yg membuatmu kelam

dan kini kuyakini

aku bukan yang terbaik

dan kamu bukan untukku

hiduplah sewajarnya

ikuti kata hati

bernafas, melihat, mendengar, bicara, dan merasakan

satu diantaranya harus kamu lakukan

kau tahu mengapa pelangi itu indah??

karena warnanya?

karena bentuknya?

bukan itu

karena dia hadir ketika hujan berhenti

seperti itu pula aku mengakhiri ini semua

selamat tinggal

bukalah lembaran barumu

selalu berdoa untukmu…

aku hanya ingin kamu tersenyum sekarang..

:)