Tag: puisi aku hanya ingin hidup bahagia

Lonely Road 0/10/10


Puisi ini ditulis oleh pada
22 April 2010 dengan 5 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

sendiri..
terbenam dalam melody rerumputan padang hijau…
dimana Sang Cakrawala senja sungguh pucat pasi..
terlihat dari matanya..
yang membekas air mata..

sendiri…
terpejam dalam ruang dan waktu…
saat itu pula aku..
tak ingin hidup lebih lama lagi..
aku hanya ingin seseorang melihatku..
dan membunuhku…

sendiri…
tiada kawan lagi yang bisa aku percayai..
semuanya memisahkan arti kata Cinta…
semuanya membuatku tampak bodoh..
semuanya membuat semua kata hatiku adalah kata terJANCUK” yang aku miliki…

sendiri…
kawan apalagi yang aku punyai…
yang bisa mengerti aku..
yang bisa menjawab setiap pertanyaan..
tapi aku sadar..
mereka bukan aku, aku bukan mereka…
tiada jawaban…
sedikit menghiburku..
dengan dunia yang gelap..
segelap malam yang pekat…
menghitung saja detik…
aku mati…

sendiri..
tanpamu malaikatku….
saat kau pertanyakan bukti Cintaku padamu..
aku ingin pula kamu melihat,,
apa yg bisa kau lakukan untukku??
kau jawab..
KERAGUAN…

sendiri..
menghitung setiap kesalahanku padamu..
1. Aku Mencintaimu…
2. uhmm…
3. ahh..
4. hmm…
5. apa ya??
6. uhm
7. ahhh
8. hhhhnn
9. trrrrrr
10. ……………………
…………………..
YA… benar… aku tak tahu…
namun sedikitpun kamu tak pernah mengeluh padaku..
yang membuatmu hatimu luluh berantakan..
apa??apa??apa??apa??apa??apa??apa??apa??apa??

sendiri..
berfikir tentang kesalahanku yang aku ketahui..
aku mencintaimu..
jiwa raga ini kau miliki..
jika kau ingini…
hentikan kau pertanyakan keyakinanku padamu..
hentikan kau ragukan keindahan kita…

sendiri…
tentang kesalahanku..
aku menebusnya…
10 tahun aku akan berhenti mengucapkan Cinta pada seorang wanita…
katakan pula jika itu kurang untuk menebusnya..
100 tahun???
lebih baik aku mati sekarang juga…

sendiri..
dalam kekalutan…
aku gak peduli denganmu..
kalaulah mungkin kau telah menemukan pangeranmu…
kalaulah kau telah menemukan pasanganmu dari Tuhan..
kalaulah kau telah berdua..
aku gak peduli..
malah aku bahagia, ketika kau bahagia…
pergilah kasih..
raihlah keinginanmu..
biarkan aku menatap senyumanmu

Sendiri..
10 tahun…
akan terasa lama..
akan terasa cepat…
saat itu pula aku harus menentukan pilihanku..
membuka hati untuk manusia,,,
bukan malaikat sepertimu..
atau bahkan..
aku LELAH dengan kata CINTA,,..
lebih baik Bujang..
menikmati kesendirianku…
ahkk.. itu masih lama…

dan akhirnya..
sendiri,..
tertidur dalam makam tak bertuan..
matisuri…
menanti saat jiwa terlepaskan..
menanti saat aku tak mendengar ocehan burung camar..
menanti saat aku tak lagi melihat langit biru..
namun….
memegang dan tak akan pernah terlepaskan
Cinta…

sendiri..
BIARKAN aku sendiri..