Tag: patah hati

Mohon Jangan Lepaskan Aku, Begitu Saja


Puisi ini ditulis oleh pada
29 July 2013 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (20 votes, average: 3.35 out of 5)
Loading ... Loading ...

Redup mu membutakan mata hati ini yg gelisah ,

seolah menampar aku yg tertidur ..

bergema dan membuatku tidak mampu bahkan untuk bernafas, sedikit saja ..

suara mu mulai menjauh, hampir tidak terdengar lagi,

bayangmu mulai samar, hampir tidak terlihat lagi,

sungguh aku tidak kuasa merasakan ini, kegelisahan ini, keterpurukan ini ..

Kekasih,

meski angin tidak memihak ku, tapi .. aku tau kau dengar suara hati ini,

terdengar seakan aku membisikan nya, apa yang ingin ku katakan ..

“mohon jangan lepaskan aku, begitu saja”

Sosok Itu Di Ruang Hampa


Puisi ini ditulis oleh pada
9 February 2011 dengan 2 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (14 votes, average: 4.07 out of 5)
Loading ... Loading ...

Apa yang kau cari?
Tak ada yang penting di sini.
Hanya pemikir yang dikuasai
isi kepalanya sendiri.

Kau mencari matahari
dalam ruang sempit ini.
Sementara si penghuni
sibuk menenangkan suara-suara sunyi.

Cecar dan cercamu tak berarti.
Memang sulit bagimu untuk mengerti.
Bagimu, dia ibarat anomali,
yang selalu memaki luka dan bersemayam dalam sepi.

Ah, langkanya simpati dan empati.
Indahnya duniamu, jauh dari murka dan patah hati.
Sayang, di matamu dia hanya pecundang berkubang sedih,
bukan petarung yang mencoba bangkit kembali…

Masih mencari-cari?
Percuma, jika engkau masih enggan mengerti.

“kucing3warna” [kucing3warna@...]

PUISI


Puisi ini ditulis oleh pada
9 December 2009 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 2.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

pemabuk di pelukan pelacur jalanan
tabungkan keping-keping dosa tuk akhir zaman
gadis kecil berbusana bidadari
sayu pada sorot mata tatap asa hari-hari
sementara
ribut-ribut di sana
teriak-teriak jadi gila
semarakkan amarah membara
lawan…lawan…lawan
terselip maksud tersembunyi
tak ada juntrung berakhir buntung
menghasut massa di songsong laras senapan dan 1 dinasti gila
lalu di sudut-sudut
berserak yg selalu pusing
habiskan waktu urusi cinta,patah hati,bersemi lagi,hancur berantakan
merengek,mengeluh,memelas di wajah yg terlanjur buruk kemudian berlebih-lebihan

lekuk waktu kian jemukan
dilatari tontonan membodohi dan simphoni murahan

di bawah dan tepi-tepi
serangga ringkih kais-kais rezeki satu kandang dengan reptilia buas berseragam rapi

dan…
akulah, di tengah-tengah
terhimpit
dipaksa keadaan…bertahan
walau perjalanan nampak ironis

Jika


Puisi ini ditulis oleh pada
21 July 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Jika kau tetap dapat menegakkan kepala
Ketika semua milikmu lenyap dan orang  mencelamu
Jika kau tetap dapat mempercayai dirimu sendiri
Ketika semua orang mencelamu
Jika kau sedang menanti dan tidak menjadi lelah karenanya
Atau membohongi kehidupan, jangan melakukan kebohongan
Atau hidup dalam kebencian, jangan membenci
Jangan berlaku terlalu baik ataupun berbicara terlalu bijak
Jika kau memiliki cita-cita dan tidak diperbudak olehnya
Jika kau dapat berfikir dan itu bukan merupakan tujuan hidupmu
Jika kau diperhadapkan pada keberhasilan dan kegagalan
Namun tetap dapat menguasai diri
Jika kau tetap dapat berpijak pada kebenaran yang kau yakini
Serta menjadikannya perangkap bagi sibodoh
Atau menatap kehidupanmu….hancur
Lalu membungkuk dan membangunnya kembali dengan peralatan bekas
Jika semua keberhasilan yang telah kau raih selama ini harus kau pertaruhkan
Dan ketika gagal, kau memulainya lagi dari awal
Dengan tanpa mengeluh sepatah katapun karenanya
Jika kau mampu menguasai hati, keberanian serta nadimu
guna mendukung tindakanmu setelah semuanya musnah
Dan tetap dapat bertahan meskipun kau tidak memiliki apapun
Kecuali semangat membara yang memaksa, “bertahanlah”
Jika kau sedang berbicara dengan banyak orang dan tetap dapat memperlihatkan jati dirimu
Atau berjalan bersama para raja dan tidak lupa diri
Jika lawan dan karib tidak mampu menyakitimu
Jika rekan kerjamu bekerja tidak dengan sepenuh hati
Jika kau dapat mengganti menit yang terhilang
Senilai enam puluh detik jarak lari
Milikmu adalah bumu dengan segala isinya
Dan lebih dari semuanya itu,
Kau menjadi akan menjadi laki-laki…..anakku.

Puisi dari Rdyrt Kplng

disadur di serpong
20 juni 1998

Puisi Kiriman dari Sight_Cla10

Perpisahan atau patah hati?


Puisi ini ditulis oleh pada
15 November 2007 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Patah hati?

Ya sekali lagi aku patah hati?

Sakit…

Sakit…

Sakit banged… T.T

Cintaku pergi…

Yang jatuh cinta merasa bahagia..

Yang patah hati merasa sengsara…

Kau pernah merasakannya??

Apa sih patah hati itu??

Apa patah hati itu bagian dari cinta??

Jika ada cinta kenapa ada perpisahan?? T.T

Ya, sekali lagi aku patah hati..

Patah Hati


Puisi ini ditulis oleh pada
19 June 2006 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 2.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Aku bukan siapa-siapa
Aku tidak cantik
Aku tidak tinggi
Aku tidak pintar
Aku juga tidak seksi

Tapi aku punya hati
Jangan kamu patah kan lagi!

**dari mata turun ke hati, buat mbakku… trully a beautiful woman :-)

author :? upik rubiyanti – d_nesta13@….