Tag: mencari

Sosok Itu Di Ruang Hampa


Puisi ini ditulis oleh pada
9 February 2011 dengan 2 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (14 votes, average: 4.07 out of 5)
Loading ... Loading ...

Apa yang kau cari?
Tak ada yang penting di sini.
Hanya pemikir yang dikuasai
isi kepalanya sendiri.

Kau mencari matahari
dalam ruang sempit ini.
Sementara si penghuni
sibuk menenangkan suara-suara sunyi.

Cecar dan cercamu tak berarti.
Memang sulit bagimu untuk mengerti.
Bagimu, dia ibarat anomali,
yang selalu memaki luka dan bersemayam dalam sepi.

Ah, langkanya simpati dan empati.
Indahnya duniamu, jauh dari murka dan patah hati.
Sayang, di matamu dia hanya pecundang berkubang sedih,
bukan petarung yang mencoba bangkit kembali…

Masih mencari-cari?
Percuma, jika engkau masih enggan mengerti.

“kucing3warna” [kucing3warna@...]

Cinta Yang Aku Punya…


Puisi ini ditulis oleh pada
26 October 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Jauh anganku mengembara
menyisir dan mencari sesuatu yang kudamba

tuk menuai mahligai bahagia,
sebenarnya hanya satu cinta dengan segala kejujuran itu yang aku damba

“karena cintaku pun jujur apa adanya untukmu”

adakah lagi yang lebih sakit dari apa yang kurasakan ini…

mampukah aku tuk bertahan sendiri diruang yang tidak kutemui secuilpun cahaya

ENGKAU Maha Pengatur segalanya…..

inilah kenyataan yang harus aku alami dan tempuhi

jalan hidup ini penuh onak dan duri,
garis takdirmu menjadi bagian dari lamunanku

tak dapat kulepas saat kumencoba berlari menuju ujung senja yang merona

masihkah ada harapanku…?
masihkah ada kesempatan untukku meraih kembali hatimu…?

langkah terus kupijakkan…
walau tertatih dan tak jarang aku terjatuh…

haruskah kuterus menanti impian yang tak pasti…?
hingga waktu lewat begitu saja….

seiring embun menghias dedaun
semoga kutemukan titik harapan tuk mencanarkan hampa yang melonjak ditelungkup hatiku

walau perihnya luka ini sungguh tak bisa aku pungkiri,
kuingin hanyalah kesetiaan diatas segalanya….

_Lembayung Kelam_

Bisik Kerinduan…


Puisi ini ditulis oleh pada
1 October 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 4.80 out of 5)
Loading ... Loading ...

dengarkanlah bisik kerinduan ini berlagu mencari tepian…

kemana harus kutambatkan dermaga lempung tanah ini sebelum habis kikisannya…

dengarkanlah perjalanan jantung ini sunyi berdetak, berlari kehilangan peta sejarah…

kemana sebaiknya kubilas debu_debu yang melekat dipori_pori sanubari…

pencarian panjang yang tanpa sadar menghabiskan separuh perjalanan hidupku

mencari telaah bintang pedomanku

pelipurku kala resah
peredamku kala marah

walau belum sempat kumenyana betapa inginku seperti mereka_mereka yang dapat jawabnya…

sedangkan aku masih sibuk menganalisa apa yang diketahui…
apa yang ditanyakan…?!

hati dan jiwaku benar_benar sibuk memburai lafal_lafal cinta,

hingga kini disepenggal akhir niaga saat pagar sejarah lahir,
beribu cindra kenangan kumengingati bahwa tak perlu ku menunjuk satu bintang

yang kubutuhkan bukan itu,
bukan bintang ataupun cahaya lain…

yang kubutuhkan belai kasih dari Illahi…

cahaya diatas segala cahaya…

maka dengannya kubangun kembali
dermaga besi menata kembali lagu tepian
karena demikianlah cinta ini kupertaruhkan…

dan melangkah menapaki takdir yang sudah EngKau gariskan sambil kubertanya kapan kapalku Kau terima istirahatnya….