Tag: kasih sayang

Ibu


Puisi ini ditulis oleh pada
30 April 2011 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (10 votes, average: 4.60 out of 5)
Loading ... Loading ...

9 bulan aku singgah dirahimmu
9 bulan aku menanti hadirnya hari baru
do’a mu adalah masa depan ku
air susumu adalah darah daging ku

aku tak kan hadir tanpa diri mu
aku tak kan hidup tanpa kasih sayang mu
belai tangan mu melarutkan ku dalam mimpi
dekap hangat mu buat ku belajar mandiri

ibu…..
sungguh aku mengagumi mu
sungguh aku menyayangi mu
engkau yang telah berikan hidup mu untuk ku

tak ada pangkat yang lebih besar, selain pangkat mu
pangkat sebagai seorang ibu
engkau yang selalu dihatiku
engkau yang selalu dibenakku

ingin ku jadikan dirimu ratu dalam hidup ku
tak kan pernah ku biarkan hatimu pilu
ibu….
pengorbanan mu sungguh berarti bagi ku..

From: fitra [fcappun@xxx]

Senandung Rindu


Puisi ini ditulis oleh pada
26 October 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (9 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Desah nafas menderu diladam kerinduan
bak tirai kesempurnaan bahagia tanpa ada secarit dusta

berpijak dalam bahtera cinta walau terkadang air mata mewarnai setiap liku-liku jiwa

namun balutan kasih sayang bersenandungkan ketulusan

sebuah lukisan kisah nyata
raga berjauhan yang selalu tergores rindu

membentangkan samudra hati
tiada pernah mengikis rindu ini akan dirimu…

senantiasa mengalir derma kudus dari lambung kesucian

kutatap penuh gairah secercah hidupku

kuselipkan sekeping rindu buatmu belahan jiwaku

mendayu lewat rona pesona menyentuh seorang insan yang dahaga

aku adalah bentuk dari cintamu
satu kebahagiaan dalam taman impian yang selama ini terpendam dalam buaian khayalan

jadikan semua menjadi indah dalam renungan asmara yang kian bersahaja

mengalirkan tetes-tetes kasih sayang disungai kesabaran

kupasrahkan jiwaku berpasung harapan kepadamu

lepaskan jeruji kehampaan
memikat cinta ditaman surga
mengenggam serpihan hati tanpa binasa…..

_salam kasih bwt Ard_

Tuk dia yang ingin pergi


Puisi ini ditulis oleh pada
13 January 2009 dengan 5 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 4.67 out of 5)
Loading ... Loading ...

Senyuman selalu tergores di raut wajah manis

Mahkota hitammu kilau berlian cahya

Pancaran sepasang mata tangkap riang kehidupan

Sutra halus terlontar bersama suara bibir bergema

Jemari lentik melingkar pesona indah

Semua indah terlukis fana dalam dirinya

Keceriaan menghantar setiap ucap dan tutur

Terlupa kata tidak untuk kasih sayang dan ciuman

Semua rindu terangkum dalam sebuah kata cinta

Kehangatan pelukan alirkan sumbatan kecewa

Ketika keras hati kalahkan kata bijak

Sekeras karang berdiri kokoh didepan rasa

Jiwa manis terkotori setitik kesombongan naluri

Semua hanya terdiam dan menangis

Air mata penyejuk jiwa luluh tersirat emosi

Penggalan kata-kata murka terucap

Manis kata-kata terhapus kegoyahan jiwa

Kehadirannya bukan kehangatan pelukan

Tatap wajahnya butakan indera

Segenggam sayang bukan lagi lautan asmara

Tulus maaf hanya akan teringat setelah rembulan berganti

Kenangan yang hanya bisa terukir dalam kalbu

Tulisan hanya akan bermakna bila gelap datang

Semua tuk dia yang ingin pergi…..

Kepada Seorang Ayah yang Berbahagia


Puisi ini ditulis oleh pada
16 July 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (15 votes, average: 4.20 out of 5)
Loading ... Loading ...

Kubayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu
saat kau membacakan baris-baris kasih sayang
kepada buah hatimu
Kusapa, ada beberapa butir air mata menggantung di sukmaku
hendak menyeruak ke dunia menemani keharuanmu

Tak ada yang dapat kuucapkan hari ini
seperti hari kemarin, aku hanya bisa membisu
coba kutulis beberapa kata ungkapan kehormatan
kepadamu yang kini duduk menyaksikan ilham Allah
merasuki tulang-tulang tuamu.

Adakah aku akan melihat orang tuaku
sebahagia lantunan nyanyian hatimu
yang hendak menempuh tahap tertinggi kodrat manusia?
aku merenung menggores bayangan butiran air matamu
yang terdorong keluar oleh kebahagiaan
aku berusaha menutupi jalan untuk air mataku
yang tak sanggup menahan keharuan
menuntut jalan keluar,
mungkin hendak berteman dengan air matamu

DeKalb, June 10, 1999

Diambil dari : http://www.seasite.niu.edu/Indonesian/Puisi/Default.htm

cinta.. cinta


Puisi ini ditulis oleh pada
4 December 2007 dengan 8 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (13 votes, average: 3.46 out of 5)
Loading ... Loading ...

cinta ternyata seperti sarden kalengan
ada expired datenya..
sebaiknya dimakan selagi masanya
klo sudah lewat waktunya
dipaksakan, bisa2 keracunan..
sebaiknya cari lagi sarden lainnya..
bila ada yang bertahan lama, awet
itu mungkin kasih sayang,atau cintanya Tuhan, pastinya

cinta juga seperti pepohonan
bisa tumbuh dimana saja, selama msh menjejak ke tanah..
bisa tumbuh seadanya, ada yg perlu perawatan khusus, ada yg mudah
mati,ada yang kuat ratusan tahun,
semua pohon menghadap matahari..hampir semuanya berbunga indah,
bercabang, mengakar, melindungi, tahan cuaca, bisa jadi tempat untuk
hidup mahluk lainnya..
semua daun pasti layu, tp tumbuh berganti..di pohon yang sama.
semoga cinta kita seperti pohon, walau kadang seperti sarden kalengan..

author: dean_smirnoff [kakaratak@...]