Tag: kahlil gibran sayap-sayap patah

Sayap patah


Puisi ini ditulis oleh pada
12 June 2008 dengan 3 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 3.83 out of 5)
Loading ... Loading ...

Sayap2 aku yang patah…

Aku bentangkan dengan jiwa terluka

kucoba paksakan namun angin begitu kuat…
aku mulai sadar begitu sempurna purnamaku…

Aku jalan merangkak kelangit

hanya tertatih dan melayang…

jauh diatas kau tak tersentuh…

kubalutkan luka sayapku…
Ku tunggu angin reda diudara

berdiri dipunggung merindukan bulan berharap

menemukan satu jarum diantara ribuan jerami…
oh takdirlah yang menguatkan aku dan akan ku tunggu sempurnaku demi bulan dan jerami emasku hingga sinarnya menerangi sadarku…

PROSA (V)


Puisi ini ditulis oleh pada
2 June 2006 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Aku akan melakukan segala apa yang telah engkau ucapkan tadi
Dan aku akan menjadikan jiwaku sebagai sebuah kelambu yang
menyelubungi jiwamu.
Hatiku akan menjadi tempat tinggal keanggunanmu
serta dadaku akan menjadi kubur bagi penderitaanmu.
Aku akan selalu mencintaimu…sebagaimana padang rumput
yang luas mencintai musim bunga.

Aku akan hidup di dalam dirimu laksana bunga-bunga yang hidup oleh panas matahari.
Aku akan menyanyikan namamu seperti lembah menyanyikan gema loceng di desa
Aku akan mendengar bahasa jiwamu seperti pantai mendengarkan kisah-kisah gelombang.
Aku akan mengingatimu seperti perantau asing yang mengenang tanahair tercintanya,
Sebagaimana orang lapar mengingati pesta jamuan makan,
Seperti raja yang turun takhta mengingati masa-masa kegemilangannya,
Dan seperti seorang tahanan mengingati masa-masa kesenangan dan kebebasan.
Aku akan mengingatimu sebagaimana seorang petani yang mengingati bekas-bekas gandum di lantai tempat simpanannya,
juga seperti gembala mengingati padang rumput yang luas dan
sungai yang segar airnya.”

(Dari Sayap Sayap Patah)

:+: Khalil Gibran :+: