Tag: hewan

Hutan


Puisi ini ditulis oleh pada
26 April 2011 dengan 4 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (25 votes, average: 3.92 out of 5)
Loading ... Loading ...

hutan..
kau hasilkan udara segar
udara segarmu,seakan menghilangkan sekejap kepenakan ditubuh ku

hutan…
kau adalah sumber kehidupan
kau menghidupkan berbagai macam hewan di dunia ini

hutan..
kau adalah paru paru dunia

tanpa kau..
mungkin dunia ini akan terasa begitu panas,karna kau tidak dapat menyejukan nya kembali

tanpa kau..
mungkin hewan langka didunia ini tidak akan pernah kami lihat lagi,karna kau sudah tidak ada untuk menghidupkan mereka

hutan..
begitu banyak manfaat mu
aku berjanji akan melindungi mu
aku tidak akan pernah menyakitimu

karena engkau..kami dapat bertahan hidup..

jadi..kawan kawan lindungi lah hutan kita!!!!

From: remasilvina yuniardini [rema_silvinaandini@xxx]

ESOK NANTI (kesandung mendung bag.2)


Puisi ini ditulis oleh pada
15 July 2008 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 2.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Baca sajak sebelumnya, ‘Buah hati (kesandung mendung bag.1)

Bocah berulah datang menodong
Tagih janji bapak yg tidur di siang bolong
Minta mainan seperti punya anak tetangga
Mengamuk karena bosan bermain ular tangga

Bocah menangis bersembunyi di bawah kolong
Terisak tak mengerti kenapa bapak berbohong
Minta mainan baru sejak hari rabu
Merengek karena bosan bermain bambu

Nak, sini nak! bapak punya cerita
Kisah tentang si kaya dan ‘siapa kita’
Jangan di kolong jangan rusak dinding bata
Sudah, sudah! kau hapuslah itu air mata

Kau tau kenapa orang bisa kaya?
Karena mereka buaya!
Karena mereka pencuri!
Kau tau kenapa mereka tak punya harga diri.

Kau tau kenapa orang, ‘seperti kita’?
Karena tak punya cukup pelita!
Karena tak punya cukup kesempatan!
Kau tau kenapa kita susah membeli mainan.

Kita ini orang miskin
Selalu hidup seperti lilin
Lalu menunggu redup ditiup angin

Esok nanti
Jadilah pencuri yang tak punya hati
Lebih baik tak punya harga diri daripada mati

Kau lelaki
Bersahabatlah dengan maki
Kau simpan permata, dibeli dengan daki

Kau lelaki
Berilah orang segelas susu pakai baki
Kau teguk lautan, muntahkan satu seloki

Esok nanti….
Jadilah kau buaya,
Dan jauhi mara bahaya
Jadilah kau hewan,
Dan berlagak seperti pahlawan

Jadilah kau penjilat,
Jangan akui kau seekor ‘lalat’
Jadilah kau penipu,
Jangan akui kau seorang ‘tukang sapu’

Menjadi pencuri
Untuk anak isteri

Esok nanti
Semoga kita tak lagi lagi sakit hati

(Bersambung lagi ya….)

Wizurai,