Tag: guruku

Hilang


Puisi ini ditulis oleh pada
5 January 2009 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 4.60 out of 5)
Loading ... Loading ...

apapun yang di depanku

hanyalah semak liar yang

menyerah pada angin

bungabunga pudar

menanti kekasih yang

bertamasya ke taman lain

debudebu menderu

mengejar mimpi yang

berpaling arah menjauh

terasing!

satu canda buat dirinya


Puisi ini ditulis oleh pada
4 August 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.67 out of 5)
Loading ... Loading ...

matahari
tertawa
turun kebumi
lihat diri ku yg dilanda mabuknya cinta
ku minta tolong
bakar sisa2 nafas masa lalu
kemudian rangkai rembulan diufuk timur
tapi pindahkan agar
ia terbit di ufuk barat
ahhh…
tak perlu takut akan akhir
semua jadi bahagia
semua yg tertutupi akan terlihat
tak ada samar
tak ada mega
dan juga hanya teriknya iya bernyanyi
dan siapa aku?
Tuhan bertanya dalam malam
dalam mimpi ku
aku menjawab
tapi bisu
keluh bibirku
bukan berontak
tapi tak kuasa aku tertakjub pada dunia
pada mahkluk ciptaan-Nya
pada janjinya aku bariskan awan
yg hitam didepan kemudian yg putih kurangkai belakangan
agar hujan pertama datang
agar aku dapat menagis
agar aku dapat berdoa
susun cerita diujung senja
agar dapat ku berikan kepada
penguasa abad
penguasa hari,waktu dan air mata.

banda aceh
26 may 08
lewat tengah malam
buat cha2

SD INPRES 5/81 DESA PARUMPUNG


Puisi ini ditulis oleh pada
25 November 2007 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (8 votes, average: 3.75 out of 5)
Loading ... Loading ...

Sebuah ruang kusam senantiasa menitikkan kesedihanmu. Kesedihan yang terbias dari bersinarnya paras wajahmu. Senyuman kecil yang selalu menyebarkan kesabaran yang begitu besar dengan harapan yang begitu mulia. Keceriaan kecil hati yang selalu menemani hari-hari mengiringi perjalanan karirmu yang begitu sulit untuk diterima. Menghadapi kebutaan manusia-manusia kecil terhadap diri dan hati menjadi sebuah bumbu pahit sebagian besar waktumu. Memang kemuliaan tujuan tidak selalu diiringi oleh kemauan hati nurani, tetapi keikhlasan menjadikan semuanya begitu indah. Keikhlasan yang menjadi dasar dari besarnya rintangan yang kau hadapi membuat teriakan hatimu terpaku pada sebuah keberhasilan yang hanya akan dinikmati oleh orang lain. Sebuah keberhasilan yang tak akan pernah singgah di hari depanmu. Sebuah keberhasilan yang hanya akan melupakan semua tentangmu. Sebuah keberhasilan yang tak akan pernah berucap terima kasih akan segala peranmu.

Mulia hatimu…
Ikhlas pemberianmu…
Menerangi kebutaan diri…
Mewujudkan keinginan hati…
Terima kasih Guruku…