Tag: ceria

Kenangan Cinta Luka…


Puisi ini ditulis oleh pada
1 October 2010 dengan 2 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 4.20 out of 5)
Loading ... Loading ...

suatu masa dulu kau mencabar disanubariku,
memecahkan kesunyian dan kesepian

kau meremaja dan tiada lelah kau iringi tatihku dengan canda keceriaanmu

kegembiraanku pun tergambar jelas dari kamar jiwaku
namun kini semua berakhir dengan gurisan kelukaan yang teramat pedih

dihati kecilku pun payah menahan sebak membayangkan kemanisan saat kita bersama dulu

kala gelita mengecup ubun malam, mataku lelah namun tak jua mau terlelap hingga membawa anganku menikung pada lembar_lembar diary canda penuh ceria

tetapi ia hanyalah satu ilusi yang hanya pantas untuk dikenang

ku akan terus merawat segala sisa kenangan sebagai tanda kejujuran, kesetiaan dan ketabahan bagi tali kasih yang masih terhimbas dalam benak hatiku

jauh disini…
hatiku masih merindumu…

disisa waktuku kuucapkan
“selamat berbahagia bersama dia yang kini kau cinta….

satu pesanku padamu….
jika suatu hari kau melihat ombak dan buih putih setia melanda tiap butir pasir dihamparan pantai

itulah gambaran ombak rindu yang masih selalu berdebur disamudra hatiku

dan jika kau tengok gelombang laut pasang diibarat gelora cintaku padamu yang tak pernah kan padam

walaupun hatiku terluka, nestapa dalam rana diri namun ku kan mencoba tegar dalam langkah merintis sisa takdir bersama sisa_sisa semangat yang masih ada diantara hempasan duka meruntun dijiwa yang hampa

entah……
kemana hendak kucampak sisa cinta yang masih terselip dirongga sunsum jiwa ini….

Broken Vow


Puisi ini ditulis oleh pada
5 July 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

aku harus mematahkan sumpahku..
aku harus mengambil langkah..

tak lagi memandang masa lalu,
walau terkadang meronta ditelingaku..

enggan aku memecahkan langit untuk menangis malam ini..

pantas aku berada dalam pijakan kaki..
karena aku salah memilih..

saatnya untuk memilih satu..
yg kuanggap pantas untuk membahagiakan Tuhanku, aku, kawanku, dan keluargaku..

menyesal sangat membuat cerita hitam seperti ini..
tak lagi aku menyentuhnya..
tak lagi aku menulisnya..

hanya membuat tangis..
hanya membuat trauma..

berhenti aku membuat cerita..
memulai membuat ceria..

tak ada keraguan..
tak ada kebimbangan..
tak ada peduli..

karena itu yang terbaik
untuk semua..

layaknya sebuah malam..
gemintang nun indah gemerlapnya,,
aku hanya bisa melihat gumpalan awan mendung samar…

itu karena aku..

Aku minta maaf..