
Loading ...
Tak mau kau kuberi cinta
Kuberi kau luka
Kutusuk kau
Dengan pisau karatku
Tepat di ulu hatimu
Kutabur garam putih
Tepat di bekas lukamu
Yang masih merah dan basah
Yang masih menganga
Agar kau mati
Karena luka hati
Bukan karena cinta
Teriaklah…menjeritlah
Lepaskan semua sakitmu
Saat menjelang ajalmu
Saat kau mati
Sendiri….
karena memang hanya luka yang kau cari dan hanya kesendirian yang bisa kau nikmati.

Loading ...
di keningmu. telah aku lama menerka-nerka jalan yang patut
untuk kubaca bersama angin
disanalah pelan kau menyindirku dalam sejemput malam yang buat aku gamang
“keranjang apa kiranya yang kau bawa bersama kereta kudaâ€
selalu demikian.
kau pampang pintu lebar yang bersahut-sahut memanggilku untuk duduk bersila
“ambil lah sesukamu saja!†sembari menyodorkanku segala apa kau punya—walau hematku biasa saja
tapi di keningmu menyayat garis lurus berlampu gemintang yang sedang aku tuju
hingga keningku keningmu sepadan diadu
dan hai!—jembatan tak terbangun dari pohon-pohon keningmu
Padang, 2007

Loading ...
Merenung aku di ujung lamunan yang pilu
sejenak teringat kata2 yang kau ucapkan padaku
yang meluluhlantakkan hatiku…..
saat terakhir aku mendengar suaramu
padahal waktu itu sungguh ku lagi rindu
dengan suaramu yang kedengaran lugu
dan isak tangis yang kudengaran merdu
lalu kau berkata padaku
“lupakan saja diriku
karena aku bukan milikmu
ku terlahir bukan untukmu”

Loading ...
Sejenak kupejamkan mata ini
untuk coba tak mengingat lagi
semua tentang dirinya
tapi apa hendak dikata…
naluri terus berbicara
tak semudah itu lupakan dia
tak segampang itu membuangnya
dirinya masih terus terasa ada
ada apa dengan diriku….

Loading ...
Rasa perih masih terasa di dada
bagaikan tersayat sembilu
luka seakan kian dalamnya
saat kutau kau jalan bersamanya
terkadang ku bertanya pada hatiku
kau yg t’lah lukaiku dgn cintamu
mengapa masih kurindu
mengapa….?!

Loading ...
Rintik-rintik hujan di pagi ini
seakan menambah pedihnya luka hati
sinar mentari yang seakan sembunyi
seakan ikut menyiksa diri…
Tuhan….
mengapa Kau titipkan dia padaku
kalau memang tak bisa jadi milikku
mengapa Kau ijinkan dia melukaiku
Tuhan….
apa arti dari semua ini
kenapa semua ini terjadi
apakah Kau masih peduli
apa yang terjadi padaku kini

Loading ...
Kumohon….
kembalikan separuh dari hidupku
yang kau bawa pergi
kalau kau tak inginkanku lagi
Kumohon….
kembalikan hatiku yang kutitip padamu
yang kau bawa lari
kalau kita memang tak sehidup semati…

Loading ...
Kau sering balas puisi cintaku
yang sering kurangkai di buku kecilku
seakan ku merasa kau juga sepertiku
sedalam perasaanku padamu….
bulan berganti bulan
hari berganti hari
waktu terus berlari
begitu juga dirimu
kau pun ikut pergi
tinggalkanku yang nyaris mati

Loading ...
Darah seakan menetes dari hati yg kau gores
seperti derasnya hujan yang jatuh menetes
di iringi air mata yang turut mengalir
sederas aliran sungai yang beradu kehilir
benar sungguh hati ini telah binasa
seakan sudah tak punya jiwa dan raga
nestapa dan nelangsa berjalan saling berlomba
untuk berebut lukai hatiku dengan cinta

Loading ...
masih dengan harapan yang sama
ku duduk menjelma
untuk musim dan tahun yang ketiga
jatuh bersama mereka
dingin tertunduk
mendengarkan usikan hati
“jangan kau anggap aku pungguk!”
karna semangatku takkan mati
menyulam kegagalan demi kegagalan
menghasilkan keberhasilan
ayo kawanku semua kita berjuang
optimislah
teriak pejuang : rawe rantas, malang putung!
hingga akhir waktu menjemputku
hingga akhir waktu…