Dalam Sakit

by Syahfida on October 25, 2011

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (11 votes, average: 3.91 out of 5)
Loading ... Loading ...

dalam sakit, terbaring sunyi

tak ada sajakmu menghampiri

hati ini semakin perih

sendiri di sini

dalam genangan sepi

 

Tangerang, 20 Oktober 2011

{ 0 comments }

Setiap Hari

by omegachaos on October 25, 2011

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (11 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Akhirnya kembali letih
Entah percuma suara terdengar lirih
Meski lama nian menanti lelah
Entah mengapa mata tak mau terpejam

Kembali menatap langit
Membayang indah beribu tatap
Sayang tak mungkin ada
Hanya khayal putus asa
Dengan hembus sejuk lembayu
Meski tampak sendu
Tersenyum sebelum terpejam
Hingga mimpi memeluk lelah hati

Indah mimpi membuat enggan
Selalu entah pagi entah sore
Ketika terbangun dengan sadar
Kembali terpejam
Menanti kantuk dan mimpi
Meski waktu berdetik menghampiri
Menampar setiap detak detik berlalu

Dengan segala hembus malas
Air dingin menghumbar pengat
Membasuh keringat
Mimpi tiada lagi teringat
Meski nanti kembali mencari hangat
Lalu terpaksa pergi
Pertama menyeret pasti
Kedua henti menatap diri
Lalu pergi yakinkan diri pasti kembali

Meski tersiksa nyata
Indahnya tak mungkin tersentuh
Melukai mungkin tiada sentuh pasti
Hanya perlu menatap dari jauh
Menyembuhkan berbagai luka
Meski kian membekas
Dan ketika nanti susah terpejam
Berkhayal kembali
Demi sebuah mimpi
Yang tak terwujud di dunia nyata

{ 0 comments }

Pesta Galau

by omegachaos on October 25, 2011

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 4.33 out of 5)
Loading ... Loading ...

Mencoba sekuat hati
Menanggung galau bukan sendiri
Melepas mimpi bidadari
Merenung bersama sahabat sejati
Membahas hati nurani
Membentuk kuat jati diri

Mencoba membalas kejam mulut palsu
Namun pasrah mengindar biar waktu
Biar waktu yang beri lalu
Biar lalu hingga terlupa aku
Terlupa aku akan bidadari bisu
Bisu terpasung cabik pilu

Lalu aku tertawa nyaring bersama kawanku
Karena sempat bersama bidadari meski bisu
Berteriak girang tiada lagi pilu
Meski teringat nanti meski nanti galau
Biar nanti dendang lagu
Teringat pilu berganti senandung merdu

{ 0 comments }

Diam…

by sexymale on October 13, 2011

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (18 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Diam, Termenung, dan Diam
Memandang kelamnya malam
Memandang taburan bintang di angkasa
Melihat bayangan di atas wajahku
Termenung ‘ku melangkah di hidup ini
Hanya ada renungan yang membayang di pikiranku
Wahai dunia, apakah ini yang sebenarnya
Sungguh indah di cahaya mata
Tapi ntahlah yang sebenarnya
Seakan sendiri melangkah pahitnya hidup ini
Mungkin ‘ku tak sendiri
Seandainya kau ada di sini denganku
Berbagi rasa yang sama
Walaupun takkan pernah sama
Tapi hanya bayangmu yang selalu menemaniku
Hiasi malam sepiku
‘Ku sangat ingin bersama dirimu
Memang tak selalu ada yang terbaik
Dari diri ini
Tapi ‘ku tak akan pernah berpaling darimu
Jiwa, rasa, dan kisana
Sanggupkah ‘ku terus terlena
Tanpa ada seorangpun yang menemaniku
Ntahlah…
Hanya pikiran yang mematung tersirat
Syair ini seutas lintasan dalam pikiranku
Untuk diriku seorang, atau juga untuk dirimu
Ntahlah…
Seperti terbesit heningan diriku
Ya karim, Ya rahman
Hanya kepadamu aku berpulang dan menghiba
Tentang semua yang terjadi dalam hidupku
Sesungguhnya aku hanya sebidak catur dalam permainan catur
Yang telah engkau ciptakan..
Tapi semua akan ‘ku jalani
Seperti rambut ini yang kian memutih
Menunggu dan melangkah seorang diri
Seperti untaian bunga krisan yang berguguran
Mata ini merah menahan tangis
Wahai jiwa apakah ‘ku sanggup menahan
Menahan semua seorang diri!
Seandainya ada dirimu yang menemaniku
Tapi apakah itu mungkin?
Hanya diam yang jujur menjawab….

{ 0 comments }

Kobar Bunga Dalam Senja

by omegachaos on October 3, 2011

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (15 votes, average: 4.13 out of 5)
Loading ... Loading ...

Pernahkah mencinta api?
Yang kobarnya memerahkan senja
Perciknya menggubah hangat
Namun tiada pernah bertuan
Bebas sebelum redup
Cahayanya memencar keindahan
Dalam kengerian ia berkobar

Ingatkah indah bunga?
Yang warnanya tentramkan mata
Harumnya tebarkan pesona
Hingga khayal tidak henti
Sebuah perbandingan keindahan
Pada semua makhluk ciptaan Tuhan
Dalam paradigma ia dibandingkan

Maka saat sabit bulan datang
Sinarnya pantulkan keindahan
Dari bunga dan api
Kobaran indah….
Dari harumnya kehilangan
Ketika bunga mencinta sang api

Dan mereka buta kan rasa
Keindahan itu menghilang
Dalam sebuah hasrat yang tertinggalkan
Sebuah kenang akan percampuran
Keindahan yang mengerikan

{ 0 comments }

Yang Berkuasa

by Maggothz on October 3, 2011

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (9 votes, average: 3.78 out of 5)
Loading ... Loading ...

Berjalan ku tak tentu arah
Di hatiku berkemelut resah
Kulihat bunga mawar terindah
Yang tumbuh dari genangan darah

Darah dari mimpi-mimpi
Darah dari isak tangis
Para pejuang revolusi
Para pemuda negeri ini

Yang berkuasa hanya melihat
Yang berkuasa hanya terbata
Yang berkuasa hanya terdiam
Yang berkuasa ternyata hanya tertawa

Tertegun hatiku tersentak
Amarah menyala serentak
Melihat tubuh tergeletak
Diam dingin tak berdetak

Kecewa merayap di dada
Mengutuk ku pada mereka
Yang duduk terdiam disana
Menganggap dirinya Tuhan

Yang berkuasa tidak mendengar
Yang berkuasa tidak berkata
Yang berkuasa tidak bertindak
Yang berkuasa ternyata tak berkuasa

Perjuangan kami dari hati
Kami berjuang sampai nanti
Perjuangan kami tiada henti
Kami berjuang sampai akhir
Perjuangan kami kan abadi
Kami berjuang sampai mati

Yang berkuasa hanya mengelak
Yang berkuasa hanya membantah
Yang berkuasa hanya berdusta
Yang berkuasa ternyata harta semata

By: Maggothz MoronChay

{ 0 comments }

Batas Angan

by Maggothz on October 3, 2011

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Kau mentari pagi
Memberi harap dan kasih
Kasih ini murni
Bersemi indah di hati

Sadarkah dirimu
Kasih ini untukmu
Walau ku tak milikimu

Walau rasa tak terbalas
Namun kasih tak memilih

Aku adalah kekasihmu
Dalam khayalan indahku
Aku adalah pangeranmu
Dalam istana anganku

Ku inginkanmu
Ku cintaimu
Melebihi batas anganku

Belai embun pagi
Beriku dingin dan sepi
Bagai hati ini
Membeku di dalam sunyi

Sadarkah dirimu
Sakit ini darimu
Karena dia telah milikimu

Walau perih tak terperi
Namun cinta tak mendendam

Aku adalah nahkodamu
Dalam samudera mimpiku
Aku adalah mentarimu
Dalam dunia fantasiku

Ku mendambamu
Ku memujamu
Melampaui batas anganku

Cinta berakarkan hati
Menjalar tiada henti
Hingga temukan cinta sejati
Berbunga hingga akhirnya mati

By: Maggothz MoronChay

{ 0 comments }

Jiwa Yang Rentan

by Maggothz on October 3, 2011

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Luka hati belum tertutupi
Tangis diri menipu mimpi
Rasakan dan coba tuk resapi
Cinta dalam belenggu sepi

Soneta di dalam hati
Menjerat tangis lirih
Dalam lantunan memekik iri

Membara cinta dalam fantasi
Kucumbu si cantik ilusi
Membakar jiwa dalam imaji
Kukubur dibalik jeruji

Bias cinta menembus jiwa
Warnai jiwa yang kian riskan
Senja melayang diatas awan
Mencari cinta tuk menghamba

Galau hati belum terobati
Sirna asa bagaikan mati
Meracuni jiwa tanpa henti
Perih rasa mencengkram hati

Soneta di malam hari
Terjerat desir mimpi
Dalam lamunan mencekik diri

Biar cinta merenggut jiwa
Nodai jiwa yang kian rentan
Senja menghilang ditelan malam
Mencuri cinta dan menghilang

By: Maggothz MoronChay

{ 0 comments }

Ujung Tiang Mimpiku

by Maggothz on October 3, 2011

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 4.40 out of 5)
Loading ... Loading ...

Sepi kurasa melebur hati
Rindu kurasa membalut imaji
Tertawa melihatku sendiri
Keheningan iringi langkah diri

Ku menangis dalam tawaku
Ku tertawa dalam tangisku
Terisak-isak mencari hatimu
Terbahak-bahak temukan kasihmu

Kerinduan yang tak pernah berujung
Membimbingku ke ujung tiang mimpiku
Menghujamku dan tinggalkan luka pilu
Dengan parangnya penggal bahagiaku

Luka hati yang tak terobati
Terasa perih dan mengoyak diri
Jerit hati bak lautan tangis
Mengejekku dengan pandangan miris

Ku bermimpi dalam sadarku
Ku tersadar dalam mimpiku
Dalam mimpi ku mengejar kasihmu
Ketika kusadar dapatkan bencimu

Kerinduan yang tak pernah berujung
Menyeretku ke ujung tiang mimpiku
Membelenggu dan tinggalkan luka baru
Dengan parangnya renggut harapanku

By: Maggothz MoronChay

{ 0 comments }

mengapa?

by mayachan on October 3, 2011

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (10 votes, average: 4.40 out of 5)
Loading ... Loading ...

mengapa ku harus memilihmu yang tak pernah memandangku?
mengapa ku harus memujamu saat kau tak pernah pedulikanku?
mengapa?
racun apa yang kau tanamkan padaku?
hinggaku harus selalu mendekatimu
mengapa harus selalu mengapa bersamamu
mengapa akhirnya begini?
andaiku dapat mengulang waktu
ku ingin bukan mengapa yang hadir

{ 0 comments }


Page 3 of 12512345...102030...Last »