Bebas

mimpi

February 2, 2012

aku bermimpi malam tadi aku mimpikan kamu aku tak meminta bahkan aku sedang tidak memikirkanmu tidak sekali aku menyentuhmu dalam mimpi tidak sekali aku mencumbumu di alam itu aku memilikimu begitu indah  indahnya kamu dan aku  aku ingin berada d khayal itu aku mau berhenti hidup d dunia nyata dan bersatu denganmu d sana dapatkah aku?

Read the full article →

baru kali ini

February 2, 2012

saat aku meminta pada tuhan penyakit saat aku meminta pada tuhan kematian saat aku meminta padaNya kemalangan aku bosan melihat hidup ini tinggi aku mau melihatnya sejajar mataku seperti fajar yg datang ia menyapa perlahan bangkit dr bawah ufuk aku ingin berada d awan wahai para orang mati

Read the full article →

Cerita Damai [1]

February 2, 2012

Irvan Februari 2002 Sebuah pertanyaan di kepalaku selalu datang Dimanakah aku menghindarinya? Apakah segala pengetahuan ini benar? Dari bintang yang bertaburan Memungkinkan segalanya! Ukuran dan logika bukan sejati {sejati bagi manusia} Ada suatu tempat dimana telah tertulis segalanya…. Tidak terjangkau oleh segala pengertian kita manusia Pengendali segalanya tersembunyi di tempat terdamai Yang disana hanya ada [...]

Read the full article →

a pain in the heart

December 1, 2011

sometimes i wish i never have a pair of eyes so that i never see the destruction before my eyes sometimes i wish i never had a pair a hand so that i never destroying anything sometimes i wish i never have a heart so that i will never hurting this deeply and every day [...]

Read the full article →

my sunshine

December 1, 2011

terhenyak ku dari sesakku terpancar sinar kebahagiaan dan harapan terbungkus menjadi warna warni keindahan siluet harmonisasi keseimbangan yang takkan mampu kuhilangkan semua sempurna   kehadirannya kehangatannya pesonanya belenggunya aku terpaku ta kuhiraukan onak duri yang ada didepanku   kau kutelusuri lekuk bibirmu senyummu terpajang dengan misteri lekuk tubuhmu kutelusuri memeluk erat ragaku melumatkan segala gundahku [...]

Read the full article →

duniaku

December 1, 2011

entah apakah diriku apakah bentukku ingin aku terbebas dari kesendirian menemukan dunia baru yang mengerti diriku ingin ku buka mata ini dan melihat kenyataan dan tidak terbangun dalam mimpi tentang dunia indahku ingin ku jadikan mimpiku sebuah kenyataan jadi sekali lagi aku bertanya pada diriku siapakah aku dan dimana duniaku

Read the full article →

Penjaga Mawar dan Kehidupannya

December 1, 2011

Bulan tak juga penuhi Malam itu sinar bulan tak menyapanya Namun tak sesunyi malam Gemerisik bunga mawar Memberinya alunan nada Menidurkannya dengan pelan Layaknya belaian ibunda Yang telah tiada Tak ada lagi selain malam Yang ia inginkan Meski tak berbulan Ia tetap dapat hilang Dalam khayal menjauhi realita kehidupan Tetap terjaga Mawar dengan merah darah [...]

Read the full article →

Hujan …Menghina Untuk Terakhir Kalinya

December 1, 2011

Hujan…. Hanya merintih kecil kali ini Seakan mengerti kali ini Hanya manusia kecil tak berarti Yang perlu dikasihani… Meski hancur ia berdiri Seakan mengutuk takdir Yang ia bawa dengan benci Yang ia bawa dengan sesal Dentum siksa telah ia rasa Menyakiti kepala hingga hilang semua Tak ada yang mengerti Setiap baris yang ia titi Penuh [...]

Read the full article →

Nisan Sang Pujangga

December 1, 2011

Sinar senja begitu merahnya Seakan langit terluka bersama sang pujangga Berlumur darah karyanya tertulis Dalam kertas lusuh yang terakhir Yang terakhir…. Bersandar di nisannya Ia terbata mengkhayalkannya Sinar mata sang putri tidur Yang kini terbangun Mengutuk gelapnya petang Gemetar memandang bayangnya Kecantikan poros tubuh Dan indahnya rambut cermin bulan Betapa mengerikannya… Keindahan yang mencabut nyawa [...]

Read the full article →

Kereta Ekonomi

December 1, 2011

Berdesak-desak dalam kereta Penuh sesak mengucurkan keringat Melunturkan wewangian ketiak Terjepit disela-sela penumpang Bergeser terdesak orang memberi jalan Asongan menjajakan dagangan Pengemis meminta belas kasihan Suara pengamen memekakkan telinga Mengumpulkan uang recehan Kondektur berjalan cepat serampangan Memeriksa tiket murahan penumpang Didampingi pengaman sekedar berjalan Penumpang di atap duduk teratur tenang Maut mengintai mencari korban Perjuangan [...]

Read the full article →