November 16, 2008
Ku benci kamu Sungguh sederhana tapi tak mampu terbahasakan Pilu rasa saat bicara, membara, lalu dingin seketika Hidup denganmu bak dineraka hanya itu kupunya tuk mewakili Sungguh sederhana hingga saat bicara ku tak lagi rasa apa-apa Karena kusadar kau hanya datang untuk sementara Andai tak ada besok mungkin ku kan bahagia Tak perlu mencumbumu, merayumu, [...]
Read the full article →
November 16, 2008
Kau tampak lusuh dan berdebu Ruat-ruat garis hitam merona kelopak matamu Ku tahu kau lelah ayah….. Saat senja kau duduk termenung menatap jalanan Yang selalu menghantarkan keping pemberi kehidupan Ketika kantuk menyerang kau tetap tegar Ku tahu kau lelah ayah Malu aku menawarkan ranjang yang tersisa Atau mengantar diri terlelap lebih awal Tiap malam beserta [...]
Read the full article →