February 9, 2011
Aku terlelap dalam gelap mendekap. Suaramu bergaung suram dalam kelam. Do’amu-kah, wahai kawan lama? Entah kenapa, kembali aku ingin mendengarnya. Rindu menyiksa, kejam setajam sembilu. Setengah mati ingin kusingkirkan haru, terlalu muak dengan air mataku. Harus kubunuh harap akan segala yang semu. Terlalu lama kutunggu pedih yang sulit terobati tak jua berlalu. Sebisa mungkin, kau [...]
Read the full article →
February 9, 2011
Rabu pukul sepuluh malam lebih sepuluh menit Bangku besi peron satu stasiun kereta Duduk uncang dua kaki sendiri Sebelah kananku sepasang sejoli Tertawa kecil riang dalam canda Terngiang aku akan tawamu dalam ingatan yg lalu Malam ini sama kulalui Tanpa dirimu lagi Biasanya janji kita disini Pulang malam jemput mimpi Hingga lelah mata terkunci Dalam [...]
Read the full article →