February 26, 2008
Penantian ada kentara sesosok insan tiada bentuk tiada rupa pijar hidup bergemeletik sorot binarnya takterpungkiri geletar haru menyelubung kalbu percik karunia takterselami menit berlalu berlipat harap memahat rencana mengukir cita kita bukan satu lagi kita lebih dari satu kita lebih satu dari kita bukan lagi satu ah, akankah datang? bunyi yang kunanti dari artikulator mungil [...]
Read the full article →
February 26, 2008
berjalan di tepian beringsut di pematang gigitan dingin menghunjam raga desir demi desir meronta merengkuh mengombang sendi bertelekan bergeser tumpuan berpusing gapai, gapai… lemparkan lengan ini tepian… cepat, tergesa, panik dimana dasar? di kiri, bukan di kanan, mungkin di belakang, di depan atas bawah berpindah berdesakan baku hantam mengeringkan leher membuang napas menegangkan urat aaa… [...]
Read the full article →