Raxen

Cermin Pecah

October 13, 2009

Tawaku pada cermin pecah berbalik melihat rupaku yang mendua Kecam diri, hati berbelah rutukku saja berputus jua Masih kupijak di dalam bayangan relung gelap dalam malam kelam Kududuk dengan sepi, terdiam bintang diatas penuh sindir Langkah kaki kumantap Bingung menatap pantulan kaca Mengapa? Ada apa? pada cermin ku bertanya

Read the full article →

My scratching memories…

October 26, 2008

to glare the ashes of burning leaves the cutting wrist let the blood flew and howling is just the art of noise What the thrilled fun the angel whispering? About love, moan and distinction the devils crying of? to bring the disaster and erruption, catastrophes, pains and interruption, the stream of love what humans are [...]

Read the full article →

Freedom !

October 26, 2008

Kalau boleh tuk ditepis aku laku sangsangkan saja mimpi bual itu sekian juang tuk meraih, menggapai Kamu tidak tahu? Itu semua semu ! Kalau boleh kuberitahu burung itu lepas sudah dari sangkar setelah sekian lama bebasnya terbelenggu mericau riang, mengepak terbang lepas di cakrawala biru Kalau ingin tahu, itu Aku…

Read the full article →

Sinonim Pagi dan Malam

October 26, 2008

Duhai, sejuk embun tertetes membasahi pagi daun-daun menari di atas orang mati Masih kudengar pohon itu berseru “Mengapa?” sedang matahari meraung panas menyisakan kata “Apa?” yang bertubi-tubi menghujam di hati orang-orang berkelabung hitam, berkelamkan pagi suram Duhai, bulan jauh menyisakan sinar, dekat tampaklah wajah bopeng bagaikan setan “Inikah rupa manusia?” keluhku Riak-riak tangis mengalir deras [...]

Read the full article →