meadow

BIRU 6

May 2, 2009

Aku bukan dalam posisi untuk bisa menolakmu Ketika kau boleh tumpahkan semua kata-katamu dalam diam Kalaupun aku punya sesuatu untukmu, tak berarti aku harus berlari Karena kaupun berharap aku berjalan saja Aku bukan dalam posisi untuk bisa mengeluh Ketika justru kau sedang tersenyum dalam kebimbanganmu Aku tak sanggup menatap awan yang tumpahkan hujan di kemarau [...]

Read the full article →

BIRU 5

May 2, 2009

BIRU 5 Untuk apa tundukkan kepala Hatiku tergenggam Untuk apa pejamkan mata Jiwaku merindu Bayanganku masih hitam Dan debu di kakiku belum kubasuh Memang belum saatnya Atau memang aku tak tahu Karena peluh di tengkuk belum kering benar ketika sekali lagi kukatakan Keindahan tak selalu berarti kemudian Bagimu hanya untuk saat ini Atau memang aku [...]

Read the full article →

BIRU 4

May 2, 2009

BIRU 4 Apa maksudmu dengan terjaga dari mimpi Apa maksudmu dengan sekarang Dan nanti bila esok menyergapmu Tidak. Aku tahu sedikit Sedikit tak cukup bagiku Seperti setetes embun dini hari Takkan sanggup membasahi bara Takkan bisa melibas dahaga Tidak. Kau tahu banyak Banyak tak cukup bagiku Seperti air bah yang datang tiba-tiba Tak juga menuju [...]

Read the full article →

BIRU 3

May 2, 2009

Aku yakin kau setuju Seperti semuanya di tempat ini Di hadapan dinding-dinding ini Di sela deru nafas memburu Ketika kaki menapaki anak tangga yang tak berputar Hati kita entah dimana Dan pikiran kita terlempar Mencari-cari jendela yang terbuka Terbasuh angin dan debu Aku menunggu, kau menunggu Mereka semua menunggumu Dan aku yakin kau setuju Bahwa [...]

Read the full article →

BIRU 1

May 2, 2009

Itu bukan salahmu Itu bukan perkara besar Ia bukan saudaramu Ia bukan milikmu Ia tak bicara padamu Bahkan ia bukan manusia Mungkin hanya bayangan sekilas di perjalanan Diantara gemeretak lelah kaki yang terseok Apa bedanya bila pilihanku dan pilihanmu Tak selalu sama atau sama Candamu jadi sedihku Sedihmu jadi hancurku Biarkan saja gundahku Karena kata-kataku [...]

Read the full article →