omegachaos

Penjaga Mawar dan Kehidupannya

December 1, 2011

Bulan tak juga penuhi Malam itu sinar bulan tak menyapanya Namun tak sesunyi malam Gemerisik bunga mawar Memberinya alunan nada Menidurkannya dengan pelan Layaknya belaian ibunda Yang telah tiada Tak ada lagi selain malam Yang ia inginkan Meski tak berbulan Ia tetap dapat hilang Dalam khayal menjauhi realita kehidupan Tetap terjaga Mawar dengan merah darah [...]

Read the full article →

Hujan …Menghina Untuk Terakhir Kalinya

December 1, 2011

Hujan…. Hanya merintih kecil kali ini Seakan mengerti kali ini Hanya manusia kecil tak berarti Yang perlu dikasihani… Meski hancur ia berdiri Seakan mengutuk takdir Yang ia bawa dengan benci Yang ia bawa dengan sesal Dentum siksa telah ia rasa Menyakiti kepala hingga hilang semua Tak ada yang mengerti Setiap baris yang ia titi Penuh [...]

Read the full article →

Nisan Sang Pujangga

December 1, 2011

Sinar senja begitu merahnya Seakan langit terluka bersama sang pujangga Berlumur darah karyanya tertulis Dalam kertas lusuh yang terakhir Yang terakhir…. Bersandar di nisannya Ia terbata mengkhayalkannya Sinar mata sang putri tidur Yang kini terbangun Mengutuk gelapnya petang Gemetar memandang bayangnya Kecantikan poros tubuh Dan indahnya rambut cermin bulan Betapa mengerikannya… Keindahan yang mencabut nyawa [...]

Read the full article →

Harus Terlupakan

December 1, 2011

Melangkah dan terus melangkah Tertatih melangkah menjauh berlari Dari siapa ia berlari? Ibliskah itu yang gelap merajai? Buruk rupakah yang mengejarnya dari jauh? Pudar pandang tak mengerti Ia memang berlari pergi Namun tak ada yang mengetahui Bahwa nilai pandang bumi Sungguh benar tak berarti Karena itu ia berlari Berlari…….   Pernah sejenak ia berhenti Namun [...]

Read the full article →

Karangan Belaka

December 1, 2011

Tak mengerti Begitu besar kau tampung Indahnya senja dalam mimpi Megahnya tampak matahari dalam senyum Tapi tak gentar menyakiti Tak segan tersakiti Demi indah yang lain Indah yang sama   Mengapa tak nampak waktu? Tak tampakkah di indah irismu? Betapa bodoh…. Tak pertimbangkan rasa yang lain Buta sudah cara pikir Hilang sudah memori masa Kala [...]

Read the full article →

Makhluk Apa Aku Bagimu?

December 1, 2011

Jangan kasihan karena kesendirianku Tak perlu kasihani karenaku kesepian Kasihani diriku yang tak kuat beriman Kasihanilah aku karena dunia tak memberi teman   Atau tiada kasih kau beri Hingga terasa tiada nilaiku ini Karena layak gila aku selalu tersenyum Selalu tertawa seakan dunia panggung lawak Saat sepi menemani Saat sadar aku sendiri   Meski ramai [...]

Read the full article →

Setiap Hari

October 25, 2011

Akhirnya kembali letih Entah percuma suara terdengar lirih Meski lama nian menanti lelah Entah mengapa mata tak mau terpejam Kembali menatap langit Membayang indah beribu tatap Sayang tak mungkin ada Hanya khayal putus asa Dengan hembus sejuk lembayu Meski tampak sendu Tersenyum sebelum terpejam Hingga mimpi memeluk lelah hati Indah mimpi membuat enggan Selalu entah [...]

Read the full article →

Pesta Galau

October 25, 2011

Mencoba sekuat hati Menanggung galau bukan sendiri Melepas mimpi bidadari Merenung bersama sahabat sejati Membahas hati nurani Membentuk kuat jati diri Mencoba membalas kejam mulut palsu Namun pasrah mengindar biar waktu Biar waktu yang beri lalu Biar lalu hingga terlupa aku Terlupa aku akan bidadari bisu Bisu terpasung cabik pilu Lalu aku tertawa nyaring bersama [...]

Read the full article →

Kobar Bunga Dalam Senja

October 3, 2011

Pernahkah mencinta api? Yang kobarnya memerahkan senja Perciknya menggubah hangat Namun tiada pernah bertuan Bebas sebelum redup Cahayanya memencar keindahan Dalam kengerian ia berkobar Ingatkah indah bunga? Yang warnanya tentramkan mata Harumnya tebarkan pesona Hingga khayal tidak henti Sebuah perbandingan keindahan Pada semua makhluk ciptaan Tuhan Dalam paradigma ia dibandingkan Maka saat sabit bulan datang [...]

Read the full article →

Pengertian Sebatas Debu

October 3, 2011

Berapa kali air mata ini mengukir Sebuah arti kata cinta Yang selalu terwakili kata frasa Dari kisah debu lama Seharusnya tak berarti….berakhir Begitu saja….begitu saja….. Percuma bertanya….bila tak ada jawab Malam purnama saat tiada Mata ini terus mengutuk Air mata saat kilau itu tiada Bentang ribu getar suara Saat lembut itu hilang…. Lupa…lupa…. Hanya itu [...]

Read the full article →