September 10, 2008
Jantung dan pikiran saling berlari kencang Secepat angin yang berhembus dari selatan ke utara Awan tak lepaskan mahkotanya, di lengkapi butiran bintang Satu nyawa tengah dilanda resah disana Daun kembali menari bimbang Seperti rindu yang tak hentinya mendera Melebihi hentakan bunyi sirine kemarin Sekarang kau tengan mengukur jarak dengan ku Angin semakin mendesah kencang Dalam [...]
Read the full article →
February 26, 2008
Pertama kulihat segenggam cahaya itu . . . Begitu anggun dan sederhananya Menusuk sepi di setiap sel tulang rapuhku Begitu hangat. . . Tanpa gemerlap lampu warna – warni Membuka setiap sekat gelap di hatiku Begitu sepi . . . Hingga tak terasa aku telah di tidurkannya Aku bermimpi tentang malam yang begitu panjang Dengan [...]
Read the full article →