Mentari senja tenggelam Burung camar pun hilang di balik awan Hembusan sang bayu mengalun sendu Seindah cipta pesona malam Hati Biru jadi beku Ragu dan Ungu memburu bisu Kususun satu per satu rinduku Yang tercecer di antara angkuhmu Kini ku sendiri di atas perahu Sepi membiru menantimu
