Bagimu Aku Lidah Tak Berludah


Puisi ini ditulis oleh pada
2 June 2011 dengan 2 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (27 votes, average: 4.33 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

ku jamah tabir yang tersirat di ubun, terpecah hening berkarat biru..

kurobek sisa kisah yg berlalu, terbesit hati saat teriris..

kutanya api yg membara, terpaksakan naluri meramah hati..

kugenggam angin yang mendesir, kupatahkan semua tentangmu..

kutemui akhirnya kisah ini ..

” ketika aku bagimu, ketika aku untukmu.. bagai lidah tak berludah bersua lemah semu merindu..

memang sejenak menyentuh kalbu, sedetik bertapak pilu, rayu membelenggu tetap saja remukan dada..

bahkan ketika lelap berkerumun datang lalu pergi biarkan saja sepi tetap abadi..

hanya sadari mata berkaca, tidak perduli pun aku sanggup.. hanya menunggu kau sakiti ternyata arang tak lagi hitam..

sampai tiba kabut hinggap meresap tubuh, layu pilu karena tak tau aku yang selalu seperti bagimu, dan cerita ini tetap seperti itu.. ”

lama waktu.. mencari hati yg terbagi, terhempaskan deru ombak membelai belahan jiwa, yg telah lama hilang..

Torehan puisi-puisi lainya :

    kehidupan by Clare (0 comments)
    Bila ada kehidupan di balik sana.. Kan kutanya seperti apa.. Bila ada kematian disana Takan ada kehi …

    Beri Aku Ruang Di Hatimu by bugi santoso (0 comments)
    Ku akui kisah ini…terlalu cepat tuk berjalan Tapi kuyakin akan hasratku padamu Coba kusentuh hatim …

    Sepenggal fragmen by ekonuryadi (0 comments)
    Saat tak tahu apa yg harus ditulis… ternyata disitulah ego ku sedang memuncak tak perduli akan sek …

    selamat tinggal by WebAdmin (5 comments)
    ada rindu seperti dahulu walau semua telah berakhir apakah aku masih ada arti bagimu dan meski aku s …

    Layaknya Drama by omegachaos (0 comments)
    Kami bertemu untuk berpisah Kami berjanji untuk tak saling jatuh cinta Meski dengan dirinya yang beg …

    Tidak ada judul by r1k1_hanie (0 comments)
    Ketika hati sendu, sedih dan rindu rasa kehilangan menghantui hari-hariku hari-hari kulalui dengan k …

    Akulah Rajamu by WebAdmin (0 comments)
    tanpa kau sadari telah ku kusobek mulutmu untuk kujadikan kau selimut ku tanpa kau sadari telah ku p …

    BIRU 6 by meadow (1 comments)
    Aku bukan dalam posisi untuk bisa menolakmu Ketika kau boleh tumpahkan semua kata-katamu dalam diam …

    Malam 26 Oktober (Dalam gelap jiwaku) Bersama Sinarmu by Adi Jovetic (1 comments)
    “Hold my arms” Tuk hari ini saja Jikalau ku tak sanggup Gapai bintang khayalmu “Huge my soul†…

    Aku Mengerti Cinta Dengan Dua Cara by WebAdmin (0 comments)
    aku mengerti cinta dengan cara yang paling sederhana ketika seorang wanita memeluk mesra buah hatiny …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Cinta, Cinta 2 Insan

Comments (2)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Jenny aryska says:

    Puisi yg ckp bgs dn lmyn m’dlm,,, i like it,,,,,,

  2. diean . . . . . says:

    katakanlah padaku sekali saja beri aku ruang dihatimu ???? maunya . . . . . hahaha

Leave a Reply