Waktu…


Puisi ini ditulis oleh pada
13 May 2011 dengan 4 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (28 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

waktu membawaku berlari
begitu cepat,,

menarik paksa
tubuhku yang telah ringkih
memaksaku untuk tetap
menatap kedepan sembari
menghela nafas berat..

masa lalu…
ingin aku menolehnya walau untuk sebentar saja sekedar untukku
menghilangkan dahaga kerinduanku
akan masa_masa indah saat aku
masih memiliki cinta

saat ini sepertinya aku telah mati,, rasaku hilang entah kemana…

duka…
bahagia…
apapun namanya, semua bagiku sama tak ada lagi indah

yang dulu selalu membuatku tersenyum kini semua pecah,
berhamburan dan sirna ditelan linangan air mata

andainya aku mampu, aku ingin kembali kemasa itu, dimana ada senyum dan tawa

Saat ini aku ingin rasaku kembali
agar aku merasa hidup lagi,

aku ingin hatiku utuh lagi sebagai
mana dulu sebelum aku
mengenal cinta.

Torehan puisi-puisi lainya :

    Teman dan Cintanya by omegachaos (1 comments)
    Dalam sehari perubahan terjadi Bagaimana rasa itu hilang dari hati Dan dia pun kembali sendiri Saat …

    Penunggu sejati by kobet_jc (0 comments)
    Sebuah halangan untuk kau tak bisa datang Kau mungkin tidak ingin datang mungkin kau takkan pernah d …

    Bidadariku by Galang (0 comments)
    Kau datang saat ku jemu Kau datang saat ku layu Kau datang saat ku rindu Rindu seorang pria berharap …

    satu dunia, beda rasa by satoe9 (0 comments)
    malam gulita Aku lupa….. dulu sepertinya ku pernah terjatuh dalam cinta dia… tak ingat apakah in …

    Cerita Kita by Galang (0 comments)
    Telah datang suatu masa masa yang indah dimana setiap hembus angin sangatlah berarti dan aku bahagia …

    Lihatlah aku mengartikan cinta by Just_ste (1 comments)
    Jika Cakrawala berabad-abad menghangatkan bumi.. Menghidupkan setiap hembusan nafas makhluk.. Sepert …

    malaikat surgaku by galind56 (1 comments)
    ia yang dulu berbagi nafas denganku.. sampai sekarang tetap begitu.. ia yang dulu berbagi raga denga …

    bahagiaku di ujung tanduk by mayachan (0 comments)
    saat bahagia bersamamu kian meluap merekah mekar mewangi mengisi relung hatiku di sepanjang waktu ku …

    Dirimu…. by Pencinta_Sejati (2 comments)
    Hadirya dirimu memberikan suatu yang baru Kau begitu mampu menenangkan risau dalam hatiku Kau begitu …

    BayangMu…. by lembayung (0 comments)
    Aroma tanah yang tersiram air hujan, merebak mengisi setiap ruang udara yang kosong Bersentuhan deng …

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Free Poem

Comments (4)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. Puisi nyit-nyit « nyitnyit31 | 2 June 2011
  2. blog akk ^_^ | 11 August 2011
  1. mekhels says:

    Saat tubuh kecil ini berlari,
    Terasa lelah menghembuskan nafas,
    Saat raga ini terbaring, hanya semu yang berada dibenak,
    Ketika mimpi menghampiri, alarm membunuhnya.
    Karena waktu tak mampu menunggu,

    Lelaah,,,
    Hanya kata itu yang teringat saat lama menanti,
    Sesuatu akan datang, karena semua memiliki waktu.
    Tapi rasa sabar terasa terkikis dengan sang waktu,
    Lagi – lagi kita salahkan waktu, karna waktu tak berperasaan,.
    Kini tinggalah waktu yang mengadili..

  2. andriayana says:

    wah di meja bundar dong?????

Leave a Reply