Lebih Indah Merasakan


Puisi ini ditulis oleh pada
9 April 2011 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.67 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Saat mata yang indah tak lagi bisa untuk melihat kenyataan dalam fana
Saat bibir tak mampu berucap, dan hati tak mampu merasa
serta Telingapun seakan tak berguna untuk mendengar semua yang ada disekitar kita

Jika aku hidup untuk seribu tahun mendatang
Aku takkan meminta lebih untuk hal itu
Jika hidupku memang hanya untuk sehari
Aku juga takkan meminta lebih

semangatku untuk hidup telah pudar
Aku seperti halnya mayat dan tak berakal
yang dibutakan oleh cinta
melebihi cinta ibu kepada anaknya

Tanah yang kering ini menjadi saksi
bahwa akan menjadi bagian dari sungai air mata
dari kepedihan siksaan cinta ini
semua seperti halnya makhluk yang hanya sebatas tak tahu kemana dia akan berakhir

Kini semua peluh telah aku rasakan
derita demi derita telah aku jalani dan tiada yang mengerti
siapa aku ini, bahkan aku sendiripun lupa apa dan siapa aku ini
Deritaku karena hal yang takkan pernah bisa manusia lihat
dan hanya dapat dirasakan oleh mereka yang benar-benar yakin

Tidakkah kalian mengerti bahwa tiada yang salah dengan sebuah kata cinta
Dia begitu indah dan begitu melekat pada diri sebuah makhluk
hanya bisa merasakan, tanpa bisa mengetahui dari mana datangnya!

Torehan puisi-puisi lainya :

    Ketulusan Cinta by alimcihui (0 comments)
    Jika ketakutan itu ada dialah makhluk yang membuatku lemah Jika keberanian itu ada dialah makhluk ya …

    Arti Cinta (menurutku) by Galang (4 comments)
    Banyak orang yang menafsirkan arti cinta… Dari Kahlil gibran, Chairil anwar, Guru Bahasa, Sampai P …

    kini kurasakan juga by supernova (1 comments)
    dahulu aku tak pernah percaya begitu perih terluka karna cinta akhirnya kini kurasakan juga ternyata …

    Makna Sebuah Titipan by WebAdmin (2 comments)
    Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku, bahwa sesungguhnya ini hanya titipan Bahwa mob …

    penyesalan by puisi.indonezia.net (0 comments)
    mungkin engkau merasa bahwa aku adalah manusia paling bahagia di dunia ini, yang merasakan banyak ci …

    Kenapa Cinta. . by onnyfp (0 comments)
    Kenapa Cinta. . Ia bisa buat bahagia yang tak terkira. . Namun bisa datangkan derita tiada tara. . K …

    Selamat Tinggal by WebAdmin (0 comments)
    Tepatnya kini, aku seperti mengharap mati bukankah memang hidup memang untuk mati? bukankah yang dib …

    tulus mencintaimu by puisi.indonezia.net (2 comments)
    tiada perasaan lain yang kumiliki saat ini, kecuali perasaan cinta dan kasih sayangku terhadapmu tia …

    baru kali ini by mawar (2 comments)
    saat aku meminta pada tuhan penyakit saat aku meminta pada tuhan kematian saat aku meminta padaNya k …

    daun dan pena by dewa (1 comments)
    saat jiwa ini telah terlelah oleh dekapan sang malam di kala raga ini sendu oleh kenangan dari rindu …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Religi

Leave a Reply