Lelah


Puisi ini ditulis oleh pada
5 April 2011 dengan 4 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (12 votes, average: 4.33 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

ada saatnya aku merasa lemah
seperti si tua tanpa tongkat
ada saatnya ku kehilangan harapan
meski hati terus menyemangati
ada kalanya aku ingin menyerah
walau hati tak pernah memberi
ada kalanya aku pasrah
merasa diri terlalu lelah
walau wajah ku hiasi senyum secerah mentari
sungguh adakalanya aku teramat rapuh

herna [herna.lusi@xxx]

Torehan puisi-puisi lainya :

    Penggoda Hati.. by pelangi dimalam hari (0 comments)
    Ketika ku mulai teringat lagi.. Senyummu yang tak pernah punya arti   Senyum sapa.. Terlempar d …

    biarkan by WebAdmin (0 comments)
    Sayapku rapuh Aku tak bisa menerjemahkan Seisi hatimu, terlalu rendahnya aku Langkahku sempit Aku ta …

    indahnya kematian by puisi.indonezia.net (2 comments)
    Sayang, Selimuti tubuhku, karna ia sedang berjuang melawan sakratur maut Tutupkan kedua kelopak mata …

    Dependency by omegachaos (0 comments)
    Andai saatnya tiba Mampu melangkah tak peduli kanan-kiri Tiada celaka mengena Sepenuhnya sadar diri …

    Surat Dari Kampung Sembilan by Akmal MR (0 comments)
    Oleh Akmal MR Tak ingin kau basuh wajah di tanah ini, anakku? tujuh luka telah tertancap pada hati …

    Kumenemukanmu by WebAdmin (1 comments)
    akhirnya kumenemukanmu ketika ragaku telah rapuh oleh waktu dalam pencarianmu saat waktu telah melet …

    Dik… by widyasafitri (0 comments)
    Tak perlu menangis lagi dan mengingkari buah cinta yang telah terjadi Ini hidupmu. Hadapi dan terima …

    untuk adikku tersayang by puisi.indonezia.net (4 comments)
    kepadamu adikku yang mencintaiku; kepadamu yang memberiku bahagia, impian dan jiwa// menemani getir …

    senyum.. by Clare (0 comments)
    Senyum… Senyum bagai air di pegunungan.. Senyum bagai air pelepas dahaga.. Senyum bagai kerinduan …

    Pelita by wizurai (3 comments)
    ………………A ………..aku ..ingin menyala …benderang ..meski mentari ..tak tergantikan .. …

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Free Poem

Comments (4)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. LELAH « Noviyuliyawati's Blog | 18 April 2011
  1. Bayangan says:

    Bolehkah aku mengcopy puisimu…??

  2. Bayangan says:

    aku copy puisimu yah…??
    Bolehkan..??

  3. vrix mcline says:

    Lelah seperti halnya menyerah,
    Lelah adalah simbol jiwa yang kalah..
    Lelah tak ubahnya berpaling dari perang,
    Lelah adalah salah satu kata pecundang..
    Kadang lelah di di diskripsikan seperti henti,
    Dimana jasad terdiam dan tak bangkit lagi..
    Bukanlah lelah tapi berhenti sesaat,
    Dan kembali di kala tepat..

    Itulah arti sebuah hakekat,

Leave a Reply