Kembali kepada hadirat neraka


Puisi ini ditulis oleh pada
28 January 2011 dengan 2 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (8 votes, average: 3.63 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Bukan aku yang cengeng
Lantaran sering mengutuk dan mengeluh
Namun, nyatalah sudah
bahwa selama ini kita hanya berputar-putar
Bahwa pada akhirnya KAU hanya akan memaksaku
Kembali mendaki bukit neraka nan terjal itu

Semua hal tentang….
Kebaikan,kesucian,ketenangan dan kedamaian
hanyalah sebuah propaganda omong kosong
Pun segala restu yang KAU berikan
tak lebih dari bualan siang bolong

KAU biarkan aku
berpetualangan sendiri di rimbunnnya Sherwood
dengan sebilah naga hijau yang sama sekali tumpul
Lantas ketika aku terjebak dalam rimbunnya ilalang
KAU hanya memandangku dengan acuh tak acuh

Jangan lagi menceramahiku dengan definisi dosa
(ahh, andai saja hubungan kita bisa lebih harmonis)
Masalahnya ketika KAU anggap….
Mereka yang menyembahMU dengan khusyuk di pagi hari
dan mengangkang dengan riang di malam hari
sebagai ahli surga, aku….
sudah terlanjur tidak turut serta di dalamnya

Kamar Rumah Sakit Jiwa no 28

http://www.xanga.com/krsj28

Torehan puisi-puisi lainya :

    Aku diantara mereka by WebAdmin (4 comments)
    Ketika mereka berbicara tentang cinta, Aku hanya bisa diam membisu Ketika mereka bicara tentang kese …

    Makna Sebuah Titipan by WebAdmin (2 comments)
    Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku, bahwa sesungguhnya ini hanya titipan Bahwa mob …

    TENTANGMU by WebAdmin (4 comments)
    Ketika itu kau hadir tiba ? tiba Mengisi ruang hatiku Kau hiasi hari ?hariku dengan senyummu Dengan …

    wanita pujaan by adi cool (0 comments)
    engkau wanita pujaanku… saat ku memandangmu, jantungku berdetak keras… saat ku mengingatmu, hati …

    Pagar itu Bernama Ayah by WebAdmin (1 comments)
    angin puting beliung telah menerpa rumahku, kedinginanku dalam hujan tangisan, banjirnya merobohkan …

    Cinta : sebuah karya dari khalil gibran by chaoticrubben (191 comments)
    kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? ketika kita menangis? ketika kita membayangkan? itu kare …

    Hai Wanita, Tersenyumlah padaku by WebAdmin (0 comments)
    Hai wanita, senyumlah padaku Walaupun kutahu kau tak tahu Akan siapakah aku dan bagaimana bisa Namun …

    Gejolak Rindu…. by lembayung (0 comments)
    Aneh…….. satu kata yang tiba-tiba melintas dibenak fikirku… tentang sikapku… egoku… khilaf …

    “Kemarin dan Esok” (sajak Ulangtahun buat Ulin) by ekonuryadi (0 comments)
    Nduk,…Kemarin datang selembar hari yang tercatat. …mungkin sudah lama sekali… bukan kemarin Ta …

    Perpisahan Dua Malaikat by WebAdmin (1 comments)
    Kepada D yang masih saja bersemayam di dasar hatiku mempercayai segala dusta mereka tentangmu memang …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Bunga Matahari

Comments (2)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. dani says:

    kalua pusi sih harsu ya sih yg sesuai dengan pusi ya kalu puusi ya sedih masah gembri kan gak sesua terus ada alur ya kali yayaya sih mau yayaya sih yaya terus dengan tulisan tepat terus jak nya kali ya

  2. BhazEt says:

    T’loNg CarIin puiSI TtG.. N’RaKa.. DonK.. PleAse..!!!!

Leave a Reply