Melabuhkan Kata-kata


Puisi ini ditulis oleh pada
11 November 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Kata berbuah senyum,

seulas, merona

Tatap mata terpancar

hinggap pada ketegaran

bersatu dengan sosok berjalan

pelan, kemudian menghilang

dalam samar bayang-bayang siang.

Kata telah berlabuh, tertambat senyum.

Dia telah mengerti,

untuk menjadi hati dan kasih tak terpisahkan.

Melabuhkan kata, melabuhkan hati.

(Katjha/Oktober/2010/Ngawi)

Torehan puisi-puisi lainya :

    Bulan Sabit Menutup Bintang Cinta by katjha (1 comments)
    Andai aku bisa menggapai bulan sabit di atas mega-mega kelam hanya sekedar untuk melihat, kemudian …

    daun dan pena by dewa (1 comments)
    saat jiwa ini telah terlelah oleh dekapan sang malam di kala raga ini sendu oleh kenangan dari rindu …

    Gerimis Pohon Asana V by katjha (0 comments)
    Kidung ciptaku menepi   Gugusan lembayung merona, ufuk barat bagai terbakar guratan merah sury …

    Surat Untuk Ayah by WebAdmin (2 comments)
    siapa bilang aku tak boleh tidur di siang hari? bagiku langit biru terlalu menyilaukan untuk dinikma …

    Membunuh Bayang-bayang by katjha (0 comments)
    Sinar rembulan mengintip remang, tenggelam dalam citraan kelam, seulas ekspresi yang beku dan sulit …

    Hey by katjha (0 comments)
    Memandang wajahmu, temaram dalam rentang hujan abu surya redup bagi mega turun mengaburkan bayang s …

    Hey by katjha (0 comments)
    Memandang wajahmu, temaram dalam rentang hujan abu surya redup bagai mega turun mengaburkan bayang …

    Kepada Gadis Manis Di Pasar Burung by katjha (0 comments)
    Ah, senyumu itu membuatku terhenti sejenak kutatap engkau sekilas sudut matamu mengintip aku yang te …

    Saat aku menulis sajak ini by WebAdmin (0 comments)
    Saat aku menulis sajak ini, sebuah sajak sederhana di ambang petang nan temaram berteman burung-buru …

    PUISI by Zuka (0 comments)
    Siang itu tatapan matany tlah butakan aku bibirku tertahan ,kata-kata ku tak satu pun keluar. Seakan …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Cinta 2 Insan

Leave a Reply