SURAT UNTUK KEKASIH


Puisi ini ditulis oleh pada
20 October 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.80 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Jadi inikah sepasang sayap yang kau kirimkan kepadaku
sebaris rasa sepi yang tajam memahat dinding dadaku
melukis harapan yang seperti salju mulai dibelai matahari
apakah tangisku akan sampai kepadamu?
Akan kubasuh setiap huruf yang tercecer memenuhi lantai malam
ketika kita menari dan tak ada sentuhan yang bisa lebih dalam
dari selendang ungu penuh puji-pujian yang kau kalungkan
bisakah hatiku terbebas dari tali itu?
Kalau begitu biarlah lilin kecil ini terus menunggu dan bersenandung
agar kau tahu betapa dalam lautan wajahmu di bumiku
niscaya kerinduan adalah terbangnya sejuta burung pipit
akankah lelahmu tersandar di pundakku?

Torehan puisi-puisi lainya :

    Bayangmu by Pratama Arjuna (0 comments)
    Relungku terasa hampa Saat bayangmu perlahan meninggalkan Ketika lilin itu dihembus angin dingin Tin …

    Entah Apa yang Terjadi by Bradley Setiyadi (0 comments)
    Apakah jatuh cinta seperti ini Aku mencoba tak peduli Tapi aku terus dipaksa untuk peduli Aku dipaks …

    Bisakah? by fery (1 comments)
    Bisakah aku dengar suara ini? Meskipun kau tutup semua celah, Biarpun kau halangi dengan tembok2 bes …

    akhirnya by anjasberguna (1 comments)
    Akhirnya… Sebuah sampan kecil berlabuh di tepian laut biru Dengan sehelai layar menerjang ombak me …

    Surat Untuk Kekasih by BackPackerz (10 comments)
    Yang, malam ini kurenungi kembali arti dirimu di hidupku bukan untuk meragukan cintamu padaku bukan …

    Biarkan by djoko soetrisno bin soepardjan (0 comments)
    pujian, sanjungan, manis mengiris sangat sadis aku menolak itu tak ada keceriaannya disitu hanya ked …

    Seperlu berubah by WebAdmin (0 comments)
    Ya yang empunya hati Bisakah kutukar hati ini dengan yang baru Karna sudah penat dan hampir penuh, t …

    Memoar Anak Kecil by katjha (0 comments)
    Siang mengambang kelam mendung hitam berarak tumpah rintik-rintik gerimis.. Sekilas pandangku di se …

    Mestinya.. by Argie (4 comments)
    Mestinya ku disini…. Menyalakan lilin-lilin dihati… Menggenggam erat jemarimu… Ketika kau tiup …

    Ayat_Ayat Cinta… by lembayung (2 comments)
    melangkahku dalam keremangan senja saat rasa membayang pada hati yang penuh kelembutan seulas senyum …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Free Poem

Leave a Reply