Lihatlah aku mengartikan cinta


Puisi ini ditulis oleh pada
8 October 2010 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 4.14 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Jika Cakrawala berabad-abad menghangatkan bumi..

Menghidupkan setiap hembusan nafas makhluk..

Seperti itulah Cintaku padanya..

Kau tahu mengapa kau mengatakan “aku cinta padamu” pada orang yang kamu cintai..

Jika suatu saat kamu dan dia tidak akan pernah bahagia..?

Jika kamu telah mengerti sebelum mengatakan cinta,

Mengapa kamu katakan cinta..?

Selayaknya kita tahu apa arti mencintai..

Apa karena dia seksi, membuat birahimu memuncak,

Dan ingin menjadikan dia sebagai pasangan hidupmu??

Dimana setiap malam kamu menikmati persetubuhan, itukah arti cinta yang pernah kau katakan..??

Selayaknya kita tahu apakah kita mampu membahagiakan seseorang yang kita cintai..

Apa karena dia seorang yang kaya harta, membuatmu ingin memilikinya..

Dan ingin semua di dunia ini dibelinya..

Dimana setiap malam tiba yang ada dipikiranmu adalah “besok beli apa lagi ya”, itukah cinta yang diperjualbelikan??

Selayaknya kita tak memaksakan pada seorangpun..

Apa karena sebuah perjodohan, kamu mau mencintainya dengan terpaksa??

Dan bahagiakah dirinya untukmu??

Dimana setiap malam tiba, kamu dengan dia tidur bersama, tanpa ada rasa cinta untuk menyentuh keningnya..

Perlahan aku mencoba menulis semua tentang pilihan hidupku..

Aku hanya ingin kamu tahu,..

Arti cinta bagiku..

Ada seorang serupa malaikat..

Dia sempurna bagiku..

Aku mencintainya..

Aku melihat masa lalu, masa kini, dan masa depan..

Dapatkah aku membahagiakannya??

Dapatkah aku memilikinya??

Dapatkah kenyataan yang slalu datang menantang, aku tetap tegar untuk mencintainya??

Dapatkah aku menjadi seseorang terakhir, yang ada di samping raganya saat ia tertidur, dan aku mengecup keningnya??

Dengan keyakinanku aku mampu membahagiakannya..

Dan aku katakan cinta untuknya..

Karena ku tahu dia memiliki perasaan yang sama denganku..

Apa daya sebuah perbedaan menjelma menjadi sosok yang menakutkan baginya dan ku

Aku meronta..

Tak inginkan sebuah kenyataan ini..

Sampai hadirnya seorang pangeran dalam hidupnya..

Terlihat memang dia bahagia bersamanya..

Ada perasaan senang dan sakit sekaligus..

Aku senang dia bahagia, dan sakit karena aku cemburu..

Sampai suatu saat aku berkata dengannya..

“Hai.. aku masih mencintaimu, maafkan aku,..

Tak akan pernah mengganggu hidupmu lagi..

Mungkin ini terakhir kalinya aku berkata..

Karena kamu sungguh tahu, bahwa aku selalu mencintaimu..

Bahagialah disana, aku turut bahagia bisa mengenal dan mencintaimu,..

Bahagialah aku pun bahagia, walau sedikitpun aku tak mampu menyentuhmu,

Namun separuh jiwamu telah melekat erat dalam sanubariku..

Aku sungguh bahagia

Tak pernah aku merasa kesepian dan sendiri, karena ku tahu ada kenangan yg berharga melekat di otakku..

Tak butuh raga seorang wanita, karna ada cinta yang terus membara dalam hatiku,

Jika nanti suatu saat kamu sendiri, sampai berumur 80 tahun pun, jika kau mau, panggil aku, dan aku datang untukmu

Aku tak akan pernah bercinta selain dengan dirimu..

Aku mencintaimu..”

Ingatlah kawan..

Perubahan apapun pada dirinya, jika kamu masih mencintainya..

Kamu telah mengartikan sebuah kata Cinta Sejati..

Ingatlah kawan..

Ketika kamu dihadapkan sebuah pilihan..

Pilihlah sebuah pilihan hanya untuk yang terbaik untuknya dan dirimu..

Ingatlah kawan..

Katakan cinta, jika kamu sungguh mencintainya..

jika benakmu ragu, cintailah dia dalam diam,

hingga suatu saat, cinta akan menguatkan hatimu

Bahwa kamu dan dia berada dalam suatu takdir..

Dia akan bahagia, melihatmu tulus mencintai..

Dia akan bahagia, melihatmu bahagia..

Tak ada salahnya hidup sendiri, hanya mencintai satu wanita diantara ribuan lainnya…

Ada Tuhan yang selalu berkata untukmu..

“Aku telah melihat manusia, sejak bumi dijadikan,

dan Aku menganugrahi sebuah Cinta..

Cintailah Cinta dengan Cintamu dan Aku selalu mencintai manusia..”

Torehan puisi-puisi lainya :

    mengakhiri kisah ini untuk yang terbaik by Just_ste (0 comments)
    saat ku berjalan menyusuri waktu yang lalu tak ada kata maupun sapa seperti pula mendung kelabu yan …

    cintai dia tapi jangan harapkan aku lagi by hELen (9 comments)
    mungkin kau sudah mempunyai . . . dan menemui . . . orang yang paling kau suka aku akan senang jika …

    Suatu Saat Nanti by baskorodj (1 comments)
    Sekarang.. Kamu bisa menolak Kamu bisa membenci Kamu bisa mempermainkan Kamu bisa menuduh Kamu bisa …

    Cinta : sebuah karya dari khalil gibran by chaoticrubben (191 comments)
    kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? ketika kita menangis? ketika kita membayangkan? itu kare …

    Lonely Road 0/10/10 by Just_ste (5 comments)
    sendiri.. terbenam dalam melody rerumputan padang hijau… dimana Sang Cakrawala senja sungguh pucat …

    Terimakasih by sintadiana (1 comments)
    Ku lihat wajahmu Ada tangisan di mata itu Layaknya pagi pertama di musim semi Begitu cantik begitu p …

    Maafku Untuk Cinta Pertama by WebAdmin (0 comments)
    begitu sayangnya kamu padaku begitupun diriku padamu tapi ku pergi tinggalkanmu karena perbedaan,,bu …

    carilah sebuah cahaya by Just_ste (0 comments)
    Hidup itu ibarat ombak yang terus menerus menerjang karang Karang yang tegar adalah karang yang mamp …

    cinta tulus by puisi.indonezia.net (6 comments)
    tulus mencintaimu tiada perasaan lain yang kumiliki saat ini, kecuali perasaan cinta dan kasih sayan …

    Karma Cinta by WebAdmin (11 comments)
    ….sesungguhnya, perjalanan waktu yang kita tempuh telah melampaui ambang segala gurat bahasa buana …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Cinta

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Mariam says:

    Aaah, cinta itu benar2 menyakit skaligus menyenangkan..
    Andai stiap pria dapat mengartikan cinta..

    Mungkin untukku, aku akan mencintainya dalam diam seperti yang kau ktakan td :)

Leave a Reply