Belenggu Ilusi

by Lina Fitriani on August 24, 2010

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (12 votes, average: 4.83 out of 5)
Loading ... Loading ...

Terlalu cepat ku jatuhkan rasa padamu.
Padahal sesungguhnya aku tak mengerti apapun tentangmu.
Tersilaukan oleh kemilau gemintang yang kau tebar.
Hingga semua tertutup tak nampak oleh nyata.

Aku tenggelam dalam lautan mimpi.
Mimpi yang tak akan pernah terwujud menjadi realita.
Bayangmu membawa ku terbang kedunia khayal.
Dunia yang memaksaku menepis setiap kesadaran yang sangat jelas keberadaannya.

Lalu sekarang, bagaimana aku harus kembali?
Sementara kenyataan seolah sudah semakin enggan tuk menyapa.
Bahkan kini kian menjauh dan tak pernah sedikitpun menoleh padaku lagi.
Aku terbelenggu dalam imajinasi yang tercipta karena ilusi yang kau tanam di khayalku.

Dan akhirnya aku hanya bisa terpaku d sini.
Terjebak di antara ruang gelap yang tak berujung.

(By: Lina)

Similar Posts:

    Cahaya Suram by dlavan9 (0 comments)
    Menata kembali angan dalam sunyi Aku tersedu merayu Namun kalbu ‘tak lagi ingin kembali Menyentuh …
    Bingung by WebAdmin (0 comments)
    Terseok di angkuhnya kehidupan Meniti setiap langkah dengan enggannya Namun harus terus berjalan Wal …
    Tercipta Bukan Untukku… by lembayung (0 comments)
    Cinta ini semestinya tak harus kujalani jika hatiku kan kembali dibajak sepi Kita telah sama_sama me …
    Separuh Jiwaku Pergi… by lembayung (0 comments)
    malam kian larut dan bahkan hampir dini namun mataku masih juga tak mau terlelap panas bukan menahan …
    Harus Bilang Sama Siapa? by Bradley Setiyadi (1 comments)
    Hidup kian sulit Segalanya semakin rumit Negeri gonjang-ganjing Kaum tertindas terus dilibas Para pe …
    Aku Pendosa by tanpatandabaca (0 comments)
    inilah sejujurnya dari seribu satu serapah yang telah terucap aku, aku…, aku seorang pendosa semua …
    Tentangmu… by lembayung (0 comments)
    Aku terjatuh… terkapar dihamparan ilalang kering memandang langit nan kelam kucari bayangmu dianta …
    Makna Sebuah Titipan by WebAdmin (2 comments)
    Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku, bahwa sesungguhnya ini hanya titipan Bahwa mob …
    biarkan saja by WebAdmin (0 comments)
    berhentilah memberiku janji berhenti juga memberiku petuah biarkan hujan rintik gemeritik jangan bik …
    Kain Bendera yang Belum Dicuci by Bradley Setiyadi (0 comments)
    Kotor Lusuh Tak enak dipandang Semrawut Tak teratur Tak tertib Tak konsisten Tak maju-maju Tak perna …

Leave a Comment



Previous post:

Next post: