Aku Mati


Puisi ini ditulis oleh pada
9 August 2010 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (9 votes, average: 3.78 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

aku mati…
aku mati tanpa rasa…
rasa telah lama hilang ditelan senja…
cerita senja yang ku rangkum hingga ku tiada…

aku mati…
aku mati menjauhi jalan suci…
ada yang merendamku dalam genangan kenangan..
kau… ya itu kau…

saat kau tawarkan getaran itu…
getaran itu memecah samudra yang ada di dadaku..
kemudian kering..
pudar tak berwarna…

kau menikamku dengan rasamu..
tepat di dada kiri ku..
lalu kau berdiri dan melihatku…
terkulai dan mati..

-kahar-

kahardreams

Torehan puisi-puisi lainya :

    Asmara dalam aksara by WebAdmin (0 comments)
    Ada asmara dalam aksara Ketia kita hanya bisa berbalas kata.. Ketika langit sendu dan terbata-bata M …

    Maafkan, Jika Kau Tak Berkenan by BackPackerz (1 comments)
    di tiap saat kehadiranmu kutemukan serpihan hati yang kusendiri tak sadar kan keberadaannya keindah …

    Sirop Tak Berwarna by Bitaz (0 comments)
    Bagai kalah perang, kamu terdiam lunglai Kembali ke peristirahatanmu Tak tersisa warna pada wajahmu …

    Hawa Penderitaan by rakawijaya (1 comments)
    Langkah malam semarak pudar Hanyut mengalir sebait senyuman Akankah menjadi takdir akhir renungan Ha …

    Duka Digerbang Senja… by lembayung (0 comments)
    senja belum bergeser kegerbang malam rintik mulai membasahi bumi semilir uap dingin jadi saksi bisu …

    Nikah Ilalang by katjha (0 comments)
    Bertaut dalam semak padang rawan rona tipis fatamorgana, sederet rumput-rumput kuning setengah keri …

    GO AMUCK by wizurai (1 comments)
    Tak kenal diri ketika angkara Tertunduk malu kubaca aksara Keluh kesah dan dendam bergelora Kutimang …

    Sendiri by Galang (0 comments)
    Disini kududuk sendiri menanti pagi yang tak pernah mati Terkenang…bayang wajahmu Terlelap di bawa …

    Puisi Hati Biru by sight_cla10 (2 comments)
    dari mekarnya kelopak mawar merah kutemukan arti dari sebuah gairah dari tetesan embun didaun hijau …

    Rindu Yang Terpendam… by lembayung (1 comments)
    saat hanya tatapan yang bisa kubiaskan untukmu sesungguhnya kidung kerinduan ini ingin menyampaikan …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Bunga Matahari

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Septa adi says:

    “NANTI”

    bila aku mati nanti..
    kubur jasad ku tanpa nisan..
    karena aku bukan org yg pantas utk d kenang..

    bila aku mati nanti..
    bakar jasad ku jadi abu..
    biar seperti debu, bebas, lepas dan terbang..

    bila aku mati nanti..
    tak perlu batu pualam itu..
    tandai saja dengan kamboja biru..
    agar dapat ku hirup menembus darah ku yg beku..

Leave a Reply