Saat Penulis Istirahat


Puisi ini ditulis oleh pada
4 July 2010 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Dia memilih tenggelam
hanyut begitu dalam
lautan kata tiap halaman.

Ribuan kisah terpapar
berupa sosok-sosok dalam layar
memikat jiwa yang tergetar.

Apa kabar realita?
Hanya sesekali dia menyapa
supaya tidak disangka gila.

Siapakah dia?
Entah mengapa dia bertanya-tanya:
Cocokkah dia jadi tokoh utama?

Belum ada yang menjawab
sementara diam-diam dia berharap
sebelum kesempatan menguap

Kembali dia tenggelam
dalam beragam kisah tiap malam
terbungkus oleh diam.

Semoga dia belum lupa
akan kertas-kertas dan pena
untuk menulis sendiri semua kisahnya
dari relung jiwa…

(Jakarta, 2/5/2010, 8:15 pm)

kucing3warna [kucing3warna@....]

Torehan puisi-puisi lainya :

    Seperti Apa Yang Kau Rasa Di Sudut Sana by WebAdmin (0 comments)
    eperti waktu yang diam-diam melaju mengaburkan kisah-kisah, memudar seperti tinta di halaman buku tu …

    Kudrat Hati by Aufa Muaz (0 comments)
    Segar benih impian ku tanam Tumbuh mewangi atas lapangan tak bertuan Lantas dipetik oleh tangan si p …

    Malaikat by Wimfi Three hady Irawan (0 comments)
    malaikat-malaikat pembunuh harap mereka diam duduk disudut hati menyulam hampa menjadi kata tapi ham …

    Bungalow 22 by resverae (0 comments)
    Angin sore seperti selembar sapu tangan menyeka Tiap Wajah ngelangut pepohonan Dan Daun-daun itu ber …

    Dinding es by onnyfp (0 comments)
    Dinding es Dingin Antara kau dan aku Yang buatku hanya diam membisu Hanya diam dan membeku …

    Berbaringlah Diam-Diam by WebAdmin (0 comments)
    berbaring, berbaringlah diam-diam bersama-sama kita akan tenggelam hanyut di gelombang warna-warna p …

    Tugu Batu by arif_rizki (0 comments)
    tugu yang berjemur tidur, berapa banyak catatkan diri terkubur masihkah kau seperti kemaren, mengerj …

    Diam… by sexymale (0 comments)
    Diam, Termenung, dan Diam Memandang kelamnya malam Memandang taburan bintang di angkasa Melihat baya …

    bias lamunku by banditoz (0 comments)
    kudengar suara air gemercik kubau pohon cemara yang wangi disaat itu temenung diam menatap rasa jant …

    pEngArtIAn by hemas (1 comments)
    Malam yang panjang terasa hanya sesaat, Mata kan terpejam sebelum kau datang Aku kan selalu sayang p …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Bebas, Bunga Matahari

Leave a Reply