Kelelahan dan kelusuhan diri ini
Karena beban yang menumpuk diatas meja kerja
Semakin mendidihkan kepala;
Namun itu selalu sirna tanpa sisa
Ketika aku dapati engkau membuka pintu pagar rumah
Wajahmu yang selalu ceria
Jilbabmu yang tak pernah lepas ketika menyambutku
Binar matamu yang bening
Menenangkan jiwaku yang kadang resah
Secangkir kopi panas kau sajikan diberanda rumah
Air hangat yang kau siapkan
laksana sakralnya kembang tujuh rupa
hilang sudah kepenatan jiwa
ketika engkau bercanda dengan riangnya
mengajakku bercerita tentang irama hidup yang selalu berubah
terima kasih sayang.
Jakarta, 19 November 2009
http://surgahati09.blogspot.com
Similar Posts:
- Kembang Turi by katjha (0 comments)
- Desau angin tak lagi semilir, menyentak mengugurkan tegaknya sosokmu dalam deraan panas padang persa …
- DALAM SECANGKIR KOPI by Kiki Febriyanti (2 comments)
- secangkir kopi ini mengingatkan aku padamu pada malam yang kita lewati bersama secangkir kopi ini me …
- Hallo Tuhan, Ini Aku by WebAdmin (0 comments)
- Hallo Tuhan, selamat malam Mari duduk di sini denganku Sekedar berbincang-bincang ringan Itupun jika …
- atap oh atap by mc mawan (0 comments)
- oh atap…….. kau lindungi kami dari hujan dan badai, kau lindungi dari panas mentari, kau menamab …
- Tanah Perempuan by zaki (0 comments)
- Tanah perempuan itu subur. Bila hujan turun, tiap jengkalnya ikut menari dan bernyanyi. Begitulah ca …
- songkok haji dan baju koko by WebAdmin (2 comments)
- Tergesa berlari mendahului mentari pagi Bangun lebih pagi Mandi lebih cepat Berjalan seperti berlari …
- Bersama Angin by Winnie (1 comments)
- Bersama angin panas siang ini… Langkahnya berkejaran dengan dedaunan jatuh Dan diantara debu yang …
- Teh by katjha (0 comments)
- Secangkir teh hangat di atas meja kayu kecil engkau angkat, kemudian ditumpahkan di atas kertas aku …
- Rajawali by WebAdmin (1 comments)
- Sebuah sangkar besi tidak bisa mengubah rajawali menjadi seekor burung nuri Rajawali adalah pacar la …
- Elegi by WebAdmin (0 comments)
- Ia yang hendak mencipta, menciptalah atas bumi ini. Ia yang akan tewas, tewaslah karena kehidupan. K …
Last 5 posts by WebAdmin
- Nak, Belajarlah Untuk Mengerti Luka - May 10th, 2011
- Kumuntahkan Dalam Bahasaku - May 10th, 2011
- Angan Di Pelupuk Mataku - May 10th, 2011
- Selembar Anganku Melambai Ringan - May 10th, 2011
- Sekerat Mimpiku - May 10th, 2011

